Home Editor's Picks 19 Pegawai Non-ASN Tabalong Lulus Optimalisasi PPPK Tenaga Teknis

19 Pegawai Non-ASN Tabalong Lulus Optimalisasi PPPK Tenaga Teknis

by Muhammad Rais
0 comment

Belasan non-ASN yang bekerja di instansi pemerintah Kabupaten Tabalong dinyatakan lulus optimalisasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga teknis di Pemerintah Kabupaten Tabalong tahun 2022.

Sebanyak 19 pegawai non-ASN yang bekerja di lingkup Pemerintah Kabupaten Tabalong lulus optimalisasi PPPK tenaga teknis tahun 2022.

Kelulusan tersebut berdasarkan pengumuman Sekretaris Daerah Tabalong nomor P-54/SEKDA/SEKR/800.1.2.3/09/2023 tentang hasil akhir optimalisasi P3K jabatan fungsional tenaga teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong tahun 2022.

19 Non ASN Ini Mengisi 19 Dari 20 Formasi P3K Tenaga Teknis Yang Ditahun 2022 Kemarin Belum Terisi.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Peningkatan Kapasitas ASN Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabalong, Verawati Ramli, menjelaskan bahwa optimalisasi formasi dilakukan berdasarkan prinsip utama untuk formasi yang masih kosong, dan kedua, untuk pegawai non-ASN yang bekerja di instansi Pemkab Tabalong berdasarkan sistem perangkingan.

“Optimalisasi formasi itu bagi yang pertama formasi yang masih lowong, yang kedua bagi temen-temen non-ASN yang bekerja pada instansi Pemkab Tabalong, terus yang ketiga bagi yang memiliki ranking diurut perangkingan. Bisa jadi dua yang gak lulus itu adalah orang non-ASN kan, tapi dari Balangan misalnya, itu gak bisa dioptimalisasi. Makanya bisa jadi mereka ini ada yang urutan kelima sebenarnya, tapi mereka lulus karena mereka non-ASN Tabalong.” ujar Verawati Ramli, Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Peningkatan Kapasitas ASN BKPSDM Tabalong

Baca Juga  Bupati Anang Harap Kontribusi Baznas Mampu Tekan Angka Kemiskinan

Verawati Ramli menambahkan bahwa dari 20 formasi P3K tenaga teknis, satu formasi yang kosong adalah pamong budaya. Hal ini disebabkan karena tidak ada pelamar, sehingga tidak dapat di optimalisasi.

Selain itu, Vera menambahkan BKPSDM juga melakukan sosialisasi dan pengarahan terkait pemberkasan penetapan Nomor Induk P3K dan pengisian daftar riwayat hidup untuk 19 orang yang dinyatakan lulus optimalisasi. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir adanya kelalaian dalam berkas yang tidak lengkap dan kekeliruan penginputan.

(Dano Nafarin, TV Tabalong)

Redaktur: Rais

Uploader: Rulyandi

Related Articles

Leave a Comment