Home Editor's Picks Gagal Panen Diduga Jadi Sebab Tingginya Harga Beras

Gagal Panen Diduga Jadi Sebab Tingginya Harga Beras

by tabalong hari ini
0 comment

Jenis beras yang di tinjau petugas lapangan Diskop UKM Perindag Tabalong, per 10 Februari 2023, jenis beras unus mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Kenaikan disebabkan berkurangnya pasokan beras dari produsen.

Harga beras unus mengalami kenaikan yang cukup signifikan di Pasar Bauntung Tanjung dan Pasar Kapar Murung Pudak. Dari tinjauan yang dilakukan petugas lapangan Diskop UKM Perindag Tabalong, beras jenis unus mengalami kenaikan rata-rata sebesar lima ribu rupiah per-gantang atau 5 liternya.

Dimana beras unus mutiara kini menjadi 75.000 rupiah per-gantang, unus lantik 75.000 rupiah pergantang, dan unus mayang 80 sampai dengan 85.000 rupiah per-gantang.

Kabid Perdagangan dan Kemetrologian Diskop UKM Perindag Tabalong, Noviana Eredha menjelaskan, kenaikan harga beras di sejumlah pasar di Tabalong terjadi lantaran berkurangnya pengiriman beras , yang mencapai 50 % dari biasanya. Berkurangnya pengiriman itu disebabkan adanya gagal panen di wilayah penghasil beras.

 “Jadi kenaikan harga dan berkurangnya stok di para pedagang itu disebabkan produksi di daerah penghasil mengalami penurunan juga akibat adanya gagal panen di beberapa wilayah penghasil beras,” jelasnya.

Noviana Eredha menambahkan, standarnya pasokan beras untuk kebutuhan di Kabupaten Tabalong berkisar dua Ton per Minggu, namun lantaran adanya gagal panen pasokan saat ini hanya berkisar satu Ton per Minggu.

Baca Juga  Diskopukmperindag Akan Dampingi Petani Olah Produk Pertanian

Gazali Rahman, TV Tabalong

Related Articles

Leave a Comment