Mendiang Bupati Dandung Dikenal Merakyat dan Humoris

by tabalong hari ini
0 comment

Kabar meninggalnya Bupati Tabalong keempat Dandung Suchrowardi pada 13 September 2022, menjadi duka bagi Kabupaten Tabalong, terlebih bagi orang-orang yang sempat bekerja dan mengenal beliau secara langsung, salah satunya Gonto, yang merupakan Ajudan Bupati Tabalong keempat tersebut,

Gonto mengatakan, ia langsung menerima kabar pada malam tersebut, melalui telpon dari anaknya Bupati Dandung, Adi Kartika Sulistyo, ia mengaku tak menyangka saat menerima kabar tersebut, lantaran selama ini tak pernah mendengar kabar Bupati Dandung mengidap penyakit berat,

Gonto pun membenarkan, banyak pembangunan infrastruktur selama kepemimpinan almarhum Bupati Dandung, maka tak heran gelar Bapak Pembangunan Tabalong disematkan kepada beliau, namun ia mengaku, kurang mengetahui secara pasti asal mula julukan tersebut, tetapi yang pasti banyak pembangunan infrastruktur merupakan inisiatif beliau,

Gonto menceritakan, ia yang berasal dari Banjarmasin diangkat menjadi PNS pada Tahun 1985, dan langsung ditempatkan di Kabupaten Tabalong sebagai Ajudan Bupati Dandung, ia pun menuturkan, selama 9 tahun menjadi Ajudan Bupati Dandung sangat banyak kejadian berkesan untuk diceritakan, pasalnya Bupati Dandung dinilai pemimpin yang merakyat, cerdas, dan humoris,

“Merakyat dan cerdas, gitu pak, beliau itu lucu, suka melucu dan suka humor iya juga,” kata Gonto.

Sementara itu Sejarawan Tabalong, Abdul Hanafi mengaku, turut merasakan secara langsung dampak pembangunan selama 2 periode masa jabatan Bupati Dandung, salah satunya ialah mesjid YAMP Wardhatus Salihin Pembataan, yang menjadi tempat pelaksanaan shalat gaib untuk mendiang, pada Rabu siang bada Zuhur 14 September 2022,

Abdul Hanafi pun mengingat dua momen yang mempertemukan nya dengan sosok almarhum, pertama saat Porda Kalsel Tahun 1984, ia mengaku sempat tak mengenali Dandung karena baru diangkat sebagai Bupati Tabalong, ditambah dengan penampilannya yang sederhana, ramah dan merakyat,

Kemudian momen kedua bertemu tak sengaja di bandara pada Tahun 2013, kala itu sosok almarhum sudah 19 tahun tidak menjabat sebagai Bupati Tabalong, namun sifat dan kepedulian nya terhadap Tabalong tidak berubah, Bupati Dandung pun diakuinya sempat menanyakan perkembangan pembangunan di Kabupaten Tabalong,

“Kesan saya Bapak Dandung ini selain bapak pembangunan, orang bilang bapak pembangunan, beliau ramah dan juga merakyat, dia tetap memperhatikan rakyatnya, masyarakat yang ada di Tabalong,”

Gonto dan Abdul Hanafi pun mendoakan, agar setiap tetes keringat yang dikeluarkan Bupati Dandung selama membangun Kabupaten Tabalong, menjadi amal ibadah di akhirat kelak, mereka pun berpesan, kepada keluarga dan rekan yang ditinggalkan tabah, dan mengikhlaskan kepulangan beliau,

(Alfi Syahrin, TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment