Petani Bintang Ara Berhasil Kembangkan Pupuk Organik Korea

by tabalong hari ini
0 comment

Melonjak nya harga pupuk kimia di pasaran, serta sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah, membuat petani di wilayah Kecamatan Bintang Ara mencoba memproduksi pupuk organik Sendiri. Salah satunya yakni Jadam Mikroorganisme Solution atau JMS.

JMS sendiri adalah salah satu inovasi pertanian organik dari Komunitas Petani Jadam di Korea, dan kini berhasil dibuat oleh Japri Petani Bintang Ara. Dengan menggunakan bahan yang murah dan mudah didapat, seperti kentang, garam, humus tanah, air dan kain bersih.

Japri mengatakan proses pembuatannya pun cukup mudah, pertama kentang direbus sampai lunak, lalu dipotong menjadi beberapa bagian dan dimasukan ke dalam kain bersih dan dicampurkan dengan humus tanah. Siapkan air yang dicampur garam di dalam ember.

Kemudian kentang dan humus tanah yang telah dibungkus kain dimasukan ke dalam ember yang telah berisi air garam sambil diremas sampai lunak, lalu diamkan selama 24 jam sampai 48 jam. Setelah itu pupuk dapat diaplikasikan ke lahan atau tanaman pada saat pupuk telah berbuih, yang menandakan mikroorganisme dalam cairan tersebut sedang aktif.

“Untuk pengaplikasian nya itu jenisnya kocor kan kita tuangkan ke tanaman tapi itu kalau sudah ada tanaman tapi kalau kita me aplikasikan nya sebelum ada tanaman sejak buka atau olah lahan atau pengolahan tanah pun bisa nah itu meningkatkan kesuburan tanah,” Japri.

Japri menjelaskan, penggunaan ms dapat diencerkan ke air dengan perbandingan 1 banding 10 pada lahan tanpa tanaman. Sedangkan untuk lahan yang sudah tanam perbandingannya 1 banding 20 bahkan lebih, sesuai dengan banyaknya tanaman. Dengan penggunaan pupuk organik JMS Japri menilai dapat menekan biaya pengeluaran, dibandingkan penggunaan pupuk kimia.

(Nova Arianti, TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment