Home Tabalong Hari Ini Dialog Bersama Menaker, Bupati Anang Minta Pengembangan BLK di Tabalong

Dialog Bersama Menaker, Bupati Anang Minta Pengembangan BLK di Tabalong

by Muhammad Rais
0 comment

Guna menekan tingkat pengangguran terbuka dan menyiapkan tenaga kerja ke wilayah IKN, Pemkab Tabalong memohon BLK Tanjung dapat dikelola secara langsung oleh Kemnaker RI. Pemkab Tabalong juga siap mensupport pengembangan BLK tersebut melalui APBD Kabupaten.

Permohonan tersebut disampaikan oleh Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, secara virtual kepada Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Ida Fauziyah, pada Selasa, 5 September 2023, di Balai Rakyat Haji Dandung Sukhrowardi, Komplek Pendopo Bersinar Pembataan, Kecamatan Murung Pudak.

Bupati Anang berharap Kemnaker RI meningkatkan dan mengembangkan BLK Tanjung. Hal ini dilakukan sebagai upaya menekan tingkat pengangguran terbuka dan terkait kesiapan Tabalong sebagai penyangga IKN, sekaligus pintu gerbang IKN.

“Untuk menyuplai tenaga kerja yang punya skill ke wilayah IKN, maka sedapat mungkin Balai Latihan Kerja itu dikelola langsung oleh Kementerian Tenaga Kerja. Namun dengan kemampuan fiskal yang Alhamdulillah terjaga dengan baik, APBD kabupaten juga siap menyupport pengembangan BLK tersebut.” ujar Anang Syakhfiani, Bupati Tabalong

Untuk mendukung pengembangan BLK, Pemkab Tabalong akan menyiapkan lahan seluas 5 hingga 10 hektar, yang berlokasi di Jalan Nan Sarunai, wilayah strategis pengembangan baru perkantoran pemerintah dan kegiatan bisnis. Jalan Nan Sarunai diresmikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada 17 Maret 2023 lalu.

Bupati Anang juga meminta dukungan agar Kemnaker RI meneruskan program Tenaga Kerja Mandiri dan kegiatan berbasis padat karya di Tabalong. Pasalnya, manfaat kedua program kerja ini dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan dinilai lebih masif menekan tingkat pengangguran terbuka.

Baca Juga  Tabalong Masuki Usia Ke-58, Begini Pesan Mantan Bupati dan Wakil Bupati

Disamping menyiapkan tenaga kerja, Pemkab Tabalong juga menyiapkan kawasan peruntukkan industri seluas 3200 hektar di Desa Saradang, Kecamatan Haruai. Serta menyiapkan sektor pertanian, yang mana Tabalong kini tidak hanya swasembada pangan, melainkan surplus. Hal ini ditandai dengan tingkat inflasi Tabalong selalu berada di 10 besar terendah se-Indonesia.

(Alfi Syahrin, TV Tabalong)

Redaktur: Rais

Uploader: Rulyandi

Related Articles

Leave a Comment