Home Editor's Picks Berkebun di Pekarangan Rumah

Berkebun di Pekarangan Rumah

by tabalong hari ini
0 comment

Memanfaatkan pekarangan rumah sebagai tempat berbudi daya sayuran merupakan salah satu alternatif yang bisa diterapkan oleh masyarakat. Sayuran yang diperoleh dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan dapat menambah penghasilan keluarga.

Menanam berbagai jenis sayur saat ini tidak lagi hanya dilakukan di area perkebunan yang luas. Namun kini menanam sayur dapat dilakukan di lahan yang terbatas, dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah. Seperti yang dilakukan oleh 25 orang wanita yang tergabung dalam kelompok Wanita Tani Cempaka, yang berada di RT 6 Kelurahan Belimbing Raya, Kecamatan Murung pudak.

Beragam jenis sayur ditanam di pekarangan ini, seperti terong, tomat, cabe, seledri, sawi, kangkung, dan sayuran lainnya.

Selain menanam sayur, kelompok ini juga menanam tanaman toga atau obat keluarga di pekarangan. Yang mana penanaman ini, menggunakan metode Tabulampot yakni metode tanam menggunakan media pot atau polibag. 

Ketua KWT Cempaka, Nurmujiah menuturkan, banyak manfaat yang dirasakan dalam menanam sayuran di pekarangan rumah.

Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan, sayur yang ditanam di pekarangan juga berfungsi sebagai hiasan rumah dan menambah asri suasana, selain itu hasil dari budidaya tersebut dapat dijual untuk menambah penghasilan keluarga.

“Nah pemanfaatan hasil budidaya yaitu untuk konsumsi anggota kemudian kalau ada lebih kami jual, kalo kami pakai sendiri kami pakai sendiri, bisa jua untuk kelompok bersama bisa jua,” katanya.

Baca Juga  Sepekan Jelang Lebaran, Komoditas Daging Merangkak Naik Di Pasar Tanjung

Dalam penanaman tersebut, KWT Cempaka turut didampingi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan Balai Penyuluhan Pertanian Maburai. Baik dalam hal edukasi, sosialisasi, penyuluhan teori dan praktik, seperti proses pembibitan, pengolahan tanah dan perawatan tanaman.

Pendamping kelompok Wanita Tani Cempaka dari BPP Maburai, Mas Elna Gayatri menjelaskan penanaman sayuran di pekarangan menerapkan sistem pertanian organik, yakni teknik budidaya pertanian yang mengandalkan bahan alami sebagai pupuk tanaman.

“Menurut kami sangat bagus sekali budidaya di lahan pekarangan apalagi untuk KWT Cempaka ini dan kami sangat mengharapkan untuk budidaya ini secara organic artinya kalau pemupukan tidak memakai kimia dan pengendalian hama tidak memakai pestisida karena tanaman pekarangan ini sangat membantu karena sebagai sumber pangan dan sumber gizi keluarga,” ujarnya.

Mas Elna menambahkan, selain tanam sayur menggunakan media pot dan polibag, ada pula alternatif lain yang bisa digunakan dalam memanfaatkan lahan pekarangan rumah, yakni dengan metode hydroponic. Yang mana hydroponic merupakan metode budidaya tanaman dengan menggunakan air yang diperkaya nutrisi, sebagai media tanam.

Nova Arianti, TV Tabalong

Related Articles

Leave a Comment