Home Editor's Picks Ditemukan 38 Hotspot di Tabalong, 10 Diantaranya Merupakan Titik Api Dari Perkebunan Masyarakat

Ditemukan 38 Hotspot di Tabalong, 10 Diantaranya Merupakan Titik Api Dari Perkebunan Masyarakat

by Muhammad Rais
0 comment

Memasuki puncak musim kemarau ditemukan 38 hotspot di Tabalong, 10 diantaranya merupakan titik api dari perkebunan masyarakat.

Hingga awal Agustus 2023, tercatat ditemukan 38 hotspot atau titik api di wilayah Tabalong. Data ini berdasarkan informasi dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Tabalong.

Dari jumlah tersebut, 10 diantaranya merupakan titik api yang ditemukan di perkebunan masyarakat. Sedangkan 28 sisanya merupakan titik panas di kawasan industri semen PT Conch.

10 titik api tersebut ditemukan di Desa Pasar Batu, Kecamatan Muara Uya, Banyu Tajun, Kecamatan Tanjung, Desa Pulau Ku’u, Desa Panaan, Desa Wirang, Desa Salikung, Desa Nawin, Desa Dambung Raya, Desa Bintang Ara, serta Galagal, Kecamatan Muara Uya.

Kepala Seksi Perlindungan Hutan KPH Tabalong, Aris Setiawan, menyampaikan luasan lahan yang terdapat titik api berkisar antara satu hingga satu setengah hektare. Pemantauan melalui udara dikerjasamakan dengan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan. Jika terdapat titik api, pihaknya langsung berkoordinasi untuk pemadaman dengan menggunakan water booming.

“Himbauannya kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam rangka pembukaan hutan dan lahan, jangan sampai dilaksanakan pembukaan lahan dengan cara membakar. Jadi untuk dasar hukumnya di Undang-Undang 41 tahun 1999 itu jelas bahwa dilarang melakukan pembakaran hutan dan lahan dan sanksinya pun cukup lumayan berat,” ujar Aris Setiawan, Kasi Perlindungan Hutan KPH Tabalong.

Baca Juga  Dinkes Imbau Warga Waspadai ISPA dan Diare Musim Kemarau

Aris menyampaikan bahwa titik api yang terjadi di Tabalong relatif masih aman dan dapat dikondisikan.

(Muhammad Ariadi, TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment