Kepala BI Kalsel : UMKM Penyerap Banyak Tenaga Kerja Perlu Dikembangkan

by admintv
0 comment

TV Tabalong – Pemerintah Kabupaten Tabalong menyerahkan hadiah kepada enam pelaku UMKM Pemenang Lomba Inovasi Produk tahun 2022, kategori pangan dan kategori kerajinan. Hadiah yang diserahkan berupa piagam penghargaan, dan total uang pembinaan sebesar 20 juta rupiah.

Untuk kategori pangan, juara pertama diraih rini hasurti septiami dengan produk olahan kue kering kemiri. Juara kedua atas nama arsani, dengan produk olahan permen jahe dan permen kopi jahe pasak bumi. Dan juara ketiga atas nama armadi, dengan produk olahan sirup air kelapa aneka rasa.

Sedangkan juara pertama di kategori kerajinan diraih Erwin, dengan produk souvenir anyaman rotan. Juara kedua atas nama ramayanti, dengan produk hiasan dinding dari rotan. Dan juara ketiga atas nama ahmad saibah, dengan produk hiasan dinding kain batik tulis tabalong.

Aneka produk inovasi ini turut ditinjau Bupati Tabalong bersama kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, sebelum kegiatan high level meeting triwulan kedua tim pengendali inflasi daerah Tabalong dimulai, pada Senin 20 Juni 2022, di Pendopo Bersinar Pembataan.

Dalam sambutannya, kepala perwakilan BI provinsi kalsel, imam subarkah mengapresiasi, produk inovasi dari umkm lokal Tabalong. Ia mengatakan, industri ekonomi kreatif perlu dikembangkan, karena berkontribusi terhadap nilai produk domestik regional bruto, atau PDRB. Terlebih lagi posisi strategis Tabalong sebagai penyangga IKN.

“Produk-produk UMKM yang memang banyak menyerap tenaga kerja dan juga banyak kontribusinya untuk PDB,PDRB, saya rasa juga perlu dikembangkan.” Kata Imam Subarkah, Kepala Perwakilan Bi Prov. Kalsel.

Imam subarkah berharap, kedepan setiap daerah di Kalimantan Selatan saling berkoordinasi, bersinergi, dan terintegrasi mendorong kegiatan ekonomi dengan basis kekuatan dari masing-masing daerah, seperti West Java Incorporated, atau WJI. WJI sendiri didirikan dengan tujuan meningkatkan perekonomian wilayah Jawa Barat, melalui peningkatan daya saing para pelaku ekonomi. (Alfi Syahrin).

Related Articles

Leave a Comment