Komisi 1 Bersama Tim Pemkab Kunjungi Lokasi Rencana Relokasi Puskesmas Jaro

by tabalong hari ini
0 comment

Untuk menindak lanjuti rencana relokasi Puskesmas Jaro, Komisi Satu DPRD Tabalong bersama SKPD terkait melakukan kunjungan ke lokasi rencana relokasi Puskesmas Jaro, pada 10 jaqnuari 2022. Tinjauan dilakukan di dua lokasi berbeda di Kecamatan Jaro.

Komisi Satu DPRD Tabalong meninjau langsung lokasi rencana relokasi Puskesmas Jaro, bersama SKPD terkait, serta sejumlah masyarakat Jaro.

Terdapat sejumlah lokasi rencana relokasi Puskesmas Jaro, yang ditinjau oleh Komisi Satu. Tinjauan pertama dilakukan di lokasi awal rencana pembangunan Puskesmas di lahan milik Pemkab Tabalong yang ada di Desa Namun dengan luasan tanah kurang lebih 4 hektar , dan tinjauan kedua dilakukan di lahan seluas kurang dari setengah hektar milik warga yang ada di Desa Garagata .

Dalam tinjauan ini, Ketua Komisi Satu DPRD Tabalong, mengungkapkan, pihaknya belum dapat memastikan dimana lokasi yang tepat untuk pembangunan Puskesmas Jaro. Iapun mengaku pihaknya akan kembali melakukan pertemuan dengan berbagai pihak terkait untuk menetapkan lokasi yang tepat.

 “Lokasi yang pertama itu memang di dekat SMK itu memungkinkan saja untuk di bangun, namun ya memang ada penggusuran lah istilahnya itu kalau lokasi yang kedua memang rata tanahnya, jadi pertimbangannya masih akan di rapatkan nanti dengan tim eksekutif yaa” kata Supriani, Ketua Komisi 1 DPRD Tabalong.

Sementara itu, Kepala Desa Namun, Majin Noor menyambut baik rencana relokasi Puskesmas Jaro. Majin berharap pembangunan Puskesmas Jaro tetap di lahan milik pemkab yang ada di Desa Namun, pasalnya lokasi tersebut dinilai strategis untuk melayani beberapa desa yang berdampingan dengan Desa Namun.

“Kalau ini di didirikan puskesmas, puskesmas ini terletak di tengah sudah dari Teratau Purui bisa lewat belakang, kalo misalnya dari Jaro Lano Solan lewat depan, karena ini lokasinya di tengah memang letaknya di Desa Namun tapi berbatasan dengan Desa Jaro.

Majin Noor juga berharap relokasi Puskesmas Jaro yang selama 3 tahun terakhir diinginkan masyarakat dapat segera dilakukan, mengingat puskesmas lama yang sulit untuk dikembangkan, lantaran berdiri di tanah milik Pertamina.

(Gazali Rahman, TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment