Home Tabalong Hari Ini Dukcapil Pastikan Identitas Kependudukan Digital Aman

Dukcapil Pastikan Identitas Kependudukan Digital Aman

by Muhammad Rais
0 comment

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tabalong menyampaikan penerapan Identitas Kependudukan Digital atau IKD aman. Pasalnya, keamanan aplikasi IKD terbilang cukup ketat.

Hal ini disampaikan Kepala Disdukcapil Tabalong, Rowi Rawatianice, saat di temui di ruang kerjanya pada Selasa, 16 Januari 2024.

Rowie menjelaskan Identitas Kependudukan Digital atau IKD yang diakses melalui smartphone memiliki sistem proteksi yang sangat ketat. Pengguna harus memasukkan password untuk mengakses IKD. Bahkan, saat akan membuat akun IKD pertama kali, masyarakat harus melakukan sejumlah langkah verifikasi, termasuk verifikasi wajah melalui pemadanan Face Recognition.

“Setiap individu bisa mendownload sendiri aplikasinya di Google Play Store, kemudian isi sendiri, siapkan email yang tetap, kemudian nomor HP yang aktif, terus masukkan itu semua. Tetapi ketika pertama kali mengaktifasi itu, itu yang tidak bisa si yang bersangkutan lakukan harus ke tempat Disdukcapil, karena Disdukcapil bertanggung jawab terhadap keamanan data setiap individu. Ketika pertama ada, kan persandingan itu di aplikasi IKD ini dengan data di kami. Fungsinya adalah untuk memvalidasi, betul tidak yang di HP ini adalah data yang sesuai kami pegang. Ini adalah untuk keamanan data yang bersangkutan sendiri.” ujar Rowi Rawatianice, Kepala Disdukcapil Tabalong.

Rowi menambahkan, Identitas Kependudukan Digital memberikan ruang kemudahan kepada masyarakat untuk mengakses berbagai dokumen melalui satu aplikasi, seperti Kartu Keluarga, KTP, Akta Kelahiran, BPJS Kesehatan, hingga NPWP. Pelayanan ini tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Tabalong. Identitas Kependudukan Digital telah dikenalkan oleh Disdukcapil Tabalong sejak Mei 2022.

Baca Juga  Pastikan Independensi, Puluhan Calon Staf Sekretariat Panwascam Diverifikasi

Sejak dikenalkan pada Mei 2022 lalu, hingga kini penggunaan IKD di Kabupaten Tabalong berada di angka 5 persen atau sekitar 6 ribu orang.

(Gazali Rahman/TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment