Home Tabalong Hari Ini November 2023, Kota Tanjung Alami Inflasi 2,43%, Tarif Air Minum Jadi Penyumbang

November 2023, Kota Tanjung Alami Inflasi 2,43%, Tarif Air Minum Jadi Penyumbang

by Muhammad Rais
0 comment

Bulan November 2023, Kota Tanjung Kabupaten Tabalong mengalami inflasi sebesar 2,43 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada November 2023, Kota Tanjung mengalami inflasi year on year (YOY) sebesar 2,43 persen, dengan indeks harga konsumen sebesar 117,09. Tingkat inflasi month to month (MTOM) sebesar 0,30 persen dan tingkat inflasi year to date (YTOD) sebesar 1,94 persen.

Adapun komoditas dominan penyumbang inflasi YOY antara lain beras, tarif air minum PAM, rokok kretek filter, emas perhiasan, cabai rawit, rokok putih, angkutan antar kota, jagung manis, susu bubuk, dan bawang putih.

Sementara komoditas yang menahan laju inflasi di antaranya daging ayam ras, bawang merah, terong, pasir, tomat, kacang panjang, tempe, ikan layang daster, dan daun seledri.

“Ya, November ini cabe-cabean naik, jadi itu kalau info dari pedagang di pasar, itu karena gagal panen sama stoknya itu ngga banyak. Kalau bawang merah itu karena bulan lalu sempat harganya sangat anjlok ya karena pasokan bawang merah itu sangat banyak di Tanjung, harganya sangat rendah. Nah, pada bulan ini itu harganya merangkak normal, cuma karena dibandingkan dengan bulan lalu itu masuk bawang merah itu naik gitu, karena bulan lalu itu rendah dan bulan ini normal, kalau beras ini ada beberapa varietas itu yang mengalami kenaikan, walaupun sedikit karena bobotnya besar, jadi tetap menjadi 5 pendorong inflasi,” ujar Dessy Perdana, Ketua Tim Statistik Harga BPS Tabalong.

Baca Juga  Real Count KPU, Prabowo Gibran Unggul di Tabalong

Meski mengalami inflasi, namun Kota Tanjung Tabalong masih masuk dalam 5 kabupaten dengan inflasi terendah se-Indonesia.

Diketahui, inflasi YOY tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 5,89 persen dengan IHK sebesar 120,62, dan terendah terjadi di Jayapura sebesar 1,82 persen dengan IHK sebesar 112,99.

(Gazali Rahman/TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment