Home DPRD Komisi 1 DPRD Minta Bagian Kesra Pantau Penerima Hibah

Komisi 1 DPRD Minta Bagian Kesra Pantau Penerima Hibah

by Muhammad Rais
0 comment

Komisi 1 DPRD Tabalong menggelar rapat kerja bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Tabalong pada 22 September 2023. Rapat ini membahas soal realisasi bantuan dana hibah untuk rumah ibadah.

Bertempat di ruang rapat Komisi, rapat kerja ini dihadiri unsur pimpinan beserta anggota Komisi 1 DPRD Tabalong dan jajaran Bagian Kesra Setda Tabalong.

Dalam rapat ini, Kepala Bagian Kesra Setda Tabalong, Alipansyah, menyampaikan bahwa pagu anggaran bantuan hibah APBD induk 2023 sebesar 18,3 miliar rupiah bagi tempat ibadah dan sekolah telah terealisasi sebesar 17 miliar 815 juta rupiah atau sekitar 90 persen.

Masih adanya sisa dana hibah yang belum terealisasi, menurut Alipansyah, disebabkan lantaran adanya penyesuaian kebutuhan penerima hibah sehingga perlu adanya penambahan anggaran melalui APBD Perubahan 2023.

“Sampai saat ini, alhamdulillah sudah sekitar 90 persen terealisasi sesuai dengan anggaran atau yang ditetapkan dengan SK bupati kemarin. Adapun yang masih belum terealisasi ini adalah ketika kami lakukan monitoring, kami lakukan evaluasi ternyata tempat ibadah ini memerlukan dana yang lebih, yang lebih dari yang kami anggarkan sehingga mereka mau bersabar, kita tambah di perubahan. Jadi itu yang tidak terealisasi.” ujar Alipansyah, Kabag Kesra Setda Tabalong.

Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Tabalong, Supriani, berharap agar Bagian Kesra Setda Tabalong terus melakukan monitoring realisasi hibah yang diberikan pemerintah daerah. Ini dilakukan guna memastikan bantuan yang diberikan sudah sesuai dengan proposal pengajuan dari penerima hibah.

Baca Juga  Pertama di Kalimantan! Bunga Laba-laba Berhasil Tumbuh Subur di Taman Poska

“Yang kami inginkan jangan sampai diberi bantuan dilepas begitu kan, jadi sesuai dengan proposal yang mereka minta itu, dengan realisasi di lapangan, itu yang kami maksud pada hari ini, dan memang di Kesra sendiri tidak punya tim untuk monitoring itu karena memang tidak boleh ada tim lagi, jadi mereka melakukan kalau memang kebetulan program yang dikerjakan itu ada waktu, ini mereka turun, artinya sesuai apa yang diminta.” ujar Supriani, Ketua Komisi 1 DPRD Tabalong

Adapun rincian bantuan hibah yang sudah terealisasi antara lain: masjid sebesar 13,4 miliar, langgar 1,2 miliar rupiah, gereja 50 juta rupiah, lembaga pendidikan 1,8 miliar rupiah, lembaga keagamaan 1,3 miliar rupiah, dan organisasi lainnya 520 ribu rupiah.

(Muhammad Ariadi, TV Tabalong)

Top of Form

Redaktur: Rais

Uploader: Rulyandi

Related Articles

Leave a Comment