Bupati Anang : Potensi Pangan & Hortikultura Tabalong Besar

by tabalong hari ini
0 comment

Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani Mengapresiasi, pemerintah provinsi Kalimantan Selatan dan Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan, yang melakukan kick off gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP) tingkat provinsi Kalsel, di Desa Nalui, Kecamatan Jaro, pada 10 September 2022. Pasalnya ia menilai, Kabupaten Tabalong memiliki potensi pangan dan hortikultura yang cukup besar, khususnya Kecamatan Jaro layak dijadikan satelit penyangga ibukota negara nusantara, karena lokasinya yang berdekatan. Selain itu, Kabupaten Tabalong termasuk daerah dengan tingkat inflasi terendah di Indonesia, yakni 0,83 persen.

Bupati Anang juga melaporkan, hingga Agustus 2022 Kabupaten Tabalong mampu menghasilkan 84 ribu 185 ton gabah kering panen dari lahan 16 ribu 212 hektar, dan masih ada sekitar 6 ribu hektar yang belum dipanen. Sedangkan dari sektor hortikultura, produktifitas tertinggi pada komoditi cabe besar, yakni 11 ton per hektar dari lahan 81 hektar. Lalu diikuti bawang merah, cabe rawit, bawang daun, terong ungu, dan tomat.

“Nah ini artinya apa? Ini sangat menjanjikan bagi upaya kita bersama meningkatkan pendapatan petani di Kabupaten Tabalong. Nah oleh sebab itu, ini kehormatan bagi kita tetapi juga pemberian tanggung jawab yang besar, karena provinsi kalimantan selatan butuh bawang merah dan cabe,” ungkap Bupati Anang.

Bupati Anang meminta, perhatian dari pihak Provinsi Kalsel perlu ditingkatkan, agar Kabupaten Tabalong mampu menyupport Kalteng, bahkan menjadi penyangga IKN di Kaltim. Bupati Anang juga menyampaikan, pembangunan bendung Jaro dua yang sekian lama dinantikan masyarakat akan dimulai pada awal tahun 2023. Ia pun mengaku bersyukur, karena pembangunan infrastruktur dari pemerintah pusat tersebut diperkirakan mampu mengairi lebih dari 1200 hektar sawah, dan akan memantapkan Jaro sebagai lumbung padi di Kabupaten Tabalong.

(Alfi Syahrin, TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment