Home Tabalong Hari Ini H-2 “Pensiun”, Bupati Tabalong Sampaikan LKPJ 2023

H-2 “Pensiun”, Bupati Tabalong Sampaikan LKPJ 2023

by Muhammad Rais
0 comment

Dua hari menjelang berakhirnya masa jabatan, Bupati Tabalong menyampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2023 pada rapat paripurna DPRD. Dalam LKPJ tersebut, kinerja keuangan daerah dan kinerja pembangunan daerah dinilai sangat bisa dibanggakan dan berjalan dengan baik.

Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban atau LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2023 dalam rapat paripurna DPRD Tabalong ketiga masa sidang satu tahun 2024 yang digelar pada Jumat, 15 Maret 2024, di Mabuun, Kecamatan Murung Pudak.

Bupati Anang menuturkan, kinerja keuangan daerah dan kinerja pembangunan daerah yang mampu diraih Pemkab Tabalong pada tahun anggaran 2023 sangat bisa dibanggakan dan berjalan dengan sangat baik.

Lebih lanjut, ia memaparkan penggunaan APBD Tahun Anggaran 2023 dioptimalkan untuk instrumen dalam rangka mendinamisasi pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, penurunan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrim, dan peningkatan pelayanan publik.

“Jadi dari sisi kinerja alhamdulillah sangat bagus, karena apa? Ya karena semuanya bekerja ingin memberikan yang terbaik kepada Kabupaten Tabalong.” ujar Anang Syakhfiani, Bupati Tabalong.

Diketahui, kinerja keuangan Pemkab Tabalong Tahun Anggaran 2023 sangat baik, yakni dari segi realisasi pendapatan sebesar 2 triliun 403 milyar rupiah atau 109,82 persen dari rencana yang dianggarkan.

Sedangkan realisasi anggaran sebesar 2 triliun 296 milyar rupiah atau 86,96 persen dari rencana belanja. Selain itu, realisasi penerimaan daerah sebesar 495 milyar 378 juta rupiah atau mencapai 100 persen dari rencana penerimaan setelah APBD perubahan.

Baca Juga  Produksi Perikanan Tabalong Capai 19 Ribu Ton, Perikanan Budidaya Mendominasi

Kemudian, kinerja pembangunan daerah Kabupaten Tabalong secara komprehensif pada tahun 2023 menunjukkan peningkatan hasil yang menggembirakan.

Kondisi tersebut dapat dilihat dari 9 indikator, yaitu nilai IPM, angka harapan hidup, harapan lama sekolah, dan rata-rata lama sekolah menunjukkan pertumbuhan yang positif dari tahun ke tahun.

Indikator kelima adalah pengeluaran riil per kapita per tahun yang kembali meningkat pasca pandemi COVID-19.

Lalu, garis kemiskinan mengalami peningkatan, tetapi angka kemiskinan turun menjadi 5,77 persen atau sekitar 15 ribu 150 jiwa. Tingkat pengangguran terbuka juga turun menjadi 3,6 persen.

Laju pertumbuhan ekonomi tahun 2023 tumbuh, tetapi melambat dibandingkan tahun 2022, yakni dari 5,29 persen menjadi 4,9 persen. Serta indikator terakhir berkaitan PDRB per kapita atas dasar harga berlaku yang meningkat 4,88 persen.

Selain 9 indikator makro keberhasilan capaian kinerja pembangunan, Pemkab Tabalong juga meraih beberapa prestasi dan penghargaan tahun 2023, antara lain predikat Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP selama 9 kali berturut-turut dari BPK RI.

Baca Juga  Ketua TP PKK Tabalong Ajak Ibu Rumah Tangga Ciptakan Aneka Menu Olahan Ikan

Kabupaten terinovatif tingkat nasional, sekaligus kabupaten dengan indeks inovasi daerah tertinggi di regional dua Kalimantan-Sulawesi pada ajang IGA Award dari Kemendagri.

Anugerah kabupaten dengan kategori realisasi pendapatan daerah tertinggi se-Indonesia, penghargaan kinerja atas upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, kabupaten dengan predikat zona hijau dalam penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik, kabupaten-kota berkinerja terbaik satu wilayah Kalimantan dalam penanganan COVID-19, piala Adipura kelima berturut-turut untuk kategori kota kecil, penghargaan Nirwasita Tantra, dan kabupaten-kota layak anak kategori Nindya tingkat nasional.

(Alfi Syahrin, TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment