Kelompok Tani Harapan Makmur Desa Bilas, Kecamatan Upau, menggelar panen padi sawah varietas Sertani pada Kamis, 16 April 2026. Padi yang dibudidayakan di lahan seluas 20 hektare tersebut menghasilkan produktivitas yang sangat tinggi, yakni mencapai 11,4 ton gabah kering panen per hektare.
Panen padi sawah Kelompok Tani Harapan Makmur ini dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian, didampingi Camat Upau beserta jajaran Forkopimca Upau. Kegiatan panen juga diikuti pihak perusahaan swasta seperti PT Adaro Indonesia, PT Putra Perkasa Abadi, serta PT Conch South Kalimantan Cement.
Panen secara simbolis dilakukan di lahan Kelompok Tani Harapan Makmur seluas 20 hektare. Dari luas lahan tersebut, diperoleh hasil panen rata-rata mencapai 11,4 ton per hektare gabah kering panen dengan varietas padi Sertani.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Tabalong, Fahrul Razi mengatakan hasil ini tergolong tinggi dibandingkan rata-rata produksi yang biasanya berada di angka 6 hingga 7 ton per hektare.
“Alhamdulillah produktivitas panen hari ini cukup baik, tadi sekitar sebelas ton atau sudah dua digit. Padahal rata-rata biasanya hanya 6 sampai 7 ton gabah kering panen. Artinya upaya kita mulai dari pengolahan, penanaman hingga panen berjalan baik, termasuk pengairannya juga bagus,” ujar Fahrul Razi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Tabalong.
Melihat tingginya hasil panen ini, Camat Upau, Agustian mendorong agar sarana dan prasarana pertanian terus ditingkatkan, terutama akses jalan menuju lahan pertanian.
“Tadi juga disampaikan oleh kepala desa bahwa wilayah kita ini dikelilingi oleh tambang. Maka dari itu, kami berharap lahan yang ada ini benar-benar dimaksimalkan dengan dukungan sarana dan prasarana. Kami mohon nantinya akses jalan bisa lebih diperbaiki, walaupun di tengah keterbatasan anggaran,” ujar Agustian, Camat Upau.
Selain panen, pada momen yang sama juga dilaksanakan tanam perdana padi sawah sebagai upaya menjaga keberlanjutan produksi pertanian di wilayah tersebut.
Nova Arianti, TV Tabalong, melaporkan.
