DPRD Tabalong menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai dibangun pada tahun ajaran 2027. Keberadaan Sekolah Rakyat dinilai menjadi solusi strategis untuk memperluas akses dan pemerataan pendidikan bagi anak-anak di wilayah terpencil Kabupaten Tabalong.
Pemerintah Pusat merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat di Tabalong pada tahun ajaran 2027. Pemerintah Kabupaten Tabalong telah menyiapkan lahan dan melakukan konsultasi dengan Kementerian Sosial sebagai langkah awal merealisasikan program ini. Saat ini pemerintah masih melengkapi berbagai dokumen pendukung, termasuk pematangan lahan, penyediaan air bersih, hingga sarana penunjang lainnya.
Rencana pembangunan ini disambut positif Komisi I DPRD, sebagai mitra Pemkab Tabalong di sektor pendidikan. Ketua Komisi I DPRD Tabalong, Akhmad Helmi menilai keberadaan Sekolah Rakyat sangat dibutuhkan, mengingat luas wilayah Tabalong yang masih terdapat sejumlah desa terpencil dengan jumlah penduduk yang tidak sedikit. Menurutnya, Sekolah Rakyat bisa menjadi salah satu solusi pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.
“Sehingga lebih baik kita nanti kalau sudah ada Sekolah Rakyat, kita bisa kumpulkan di satu sekolah, di asrama sekolah, dididik di sekolah dan anak-anak kita tidak perlu lagi jauh-jauh dari kampung-kampung atau desa-desa terpencil ke kecamatan-kecamatan yang ada. Sehingga untuk itu juga meringankan orang tua kita, orang tua murid kita yang anak-anaknya bersekolah,” ujar Akhmad Helmi, Ketua Komisi I DPRD Tabalong.
Helmi berharap seluruh persiapan dapat berjalan sesuai dengan rencana, sehingga pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.
