Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Pasar Lama Muara Uya, Sabtu pagi. Si jago merah menghanguskan 15 rumah warga, dan seorang warga dilaporkan meninggal dunia akibat syok.
Suasana RT 4 Pasar Lama Muara Uya, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, mendadak mencekam pada Sabtu pagi.
Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk, sekitar pukul sembilan Waktu Indonesia Tengah, 24 Oktober 2026.
Api dengan cepat membesar, melalap bangunan rumah warga yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Kobaran api yang terus menjalar membuat warga berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
Relawan gabungan bersama petugas BPBD dan Damkar Tabalong berjibaku memadamkan api. Setelah kurang lebih 1 jam berjuang, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Namun, kebakaran ini meninggalkan kerusakan besar. Sebanyak 15 rumah warga terdampak, dengan 12 rumah hangus terbakar dan tiga lainnya mengalami kerusakan sebagian.
Di balik musibah ini, seorang warga dilaporkan meninggal dunia akibat syok setelah rumahnya terbakar.
“Kalau untuk korban meninggal pada intinya beliau sudah dievakuasi dari rumah ke tempat aman, namun beliau syok karena lansia, jadi dalam artian beliau tidak ikut terbakar namun sudah ditempat evakuasi yang aman ternyata beliau syok hingga akhirnya meninggal dunia.” Achmad Syafi’i, Kepala Desa Muara Uya.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas kepolisian. Kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Saat ini pemerintah Desa Muara Uya telah menyiapkan dapur umum, dan penyediaan tempat tinggal sementara di kantin pasar untuk para korban. Selain itu pemerintah daerah melalui Dinsos P3AP2KB Tabalong juga telah menyalurkan bantuan kepada para korban.
Tim Liputan TV Tabalong melaporkan.
