Menghadapi kabut asap yang menyelimuti Tabalong, Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat melakukan tiga langkah perlindungan. Yaitu membatasi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker, dan menjaga daya tahan tubuh.
Subkoordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Tabalong, Budi Gunawan menjelaskan, langkah pertama adalah membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kabut asap menebal.
Jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, masyarakat diminta mengurangi paparan asap sebisa mungkin.
Warga juga diimbau mengurangi masuknya asap ke dalam rumah, dengan menutup celah jendela dan saluran udara, serta membersihkan lantai secara rutin.
Langkah kedua, menggunakan masker saat harus berada di luar ruangan, untuk membantu mengurangi paparan partikel asap.
Sementara langkah ketiga, menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi sayuran dan buah-buahan, mencukupi kebutuhan air putih, serta berolahraga di dalam ruangan selama kualitas udara di luar belum membaik.
“Yang pertama memang agar menghindari kegiatan aktivitas diluar rumah, itu yang perlu kita perhatikan, kecuali yang benar benar urgent atau yang memang tidak bisa ditinggalkan saat kabut asap mulai kelihatan menebal itu hindari. Kemudian kalau didalam rumah untuk menghindari asap masuk, salah satunya biasanya disela sela kaca, atau saluran udara dirumah agar diberi kain basah, biar mengurangi, kemudian sering sering pel lantai,” ujar Budi Gunawan, Subkoordinator Surveilans dan Imunisasi Dinkes Tabalong.
Dinas Kesehatan juga mengingatkan, dampak kabut asap perlu diwaspadai, terutama oleh anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
Jika mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan yang memburuk, masyarakat diimbau segera mencari pertolongan melalui PSC 119 atau fasilitas kesehatan di puskesmas terdekat.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.
