Home Pertanian & Perkebunan Sukses di Kasiau Raya, Budidaya Lada Dinilai Prospektif Dikembangkan di Wilayah Tengah Tabalong

Sukses di Kasiau Raya, Budidaya Lada Dinilai Prospektif Dikembangkan di Wilayah Tengah Tabalong

by iin hendriyani

Keberhasilan warga Desa Kasiau Raya dalam membudidayakan lada membuktikan bahwa komoditas tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Tidak hanya di wilayah utara Tabalong, budidaya lada ini juga dinilai sangat prospektif jika dikembangkan di wilayah tengah Tabalong.

Keberhasilan budidaya lada yang dikembangkan Wawan Prasetyo, warga Desa Kasiau Raya Kecamatan Murung Pudak, menarik perhatian Koordinator serta Penyuluh Pertanian Lapangan Balai Penyuluh Pertanian Tanjung.

Koordinator BPP Tanjung, Hormansyah, menilai tanaman lada cocok untuk dikembangkan dalam kondisi iklim dan karakteristik lahan di wilayah tengah Tabalong atau perkotaan Tabalong. Pasalnya selama ini lada hanya dikembangkan petani di wilayah utara Tabalong. Ia berharap apa yang dilakukan oleh petani lada di Desa Kasiau Raya ini dapat menjadi contoh bagi petani lainnya.

“Kalau melihat hasil tanaman, sangat berpotensi karena di sini iklimnya cukup mendukung. Ibaratnya itu tinggal ditanam, kemudian ditambah pelindung sedikit cukup baik tumbuhnya. Harapan kita tentunya melihat kondisi seperti ini, alangkah baiknya petani-petani yang lain ikut juga memotivasi petani yang lain misalnya petani muda atau petani milenial untuk membudidayakan atau mengembangkan lada ini,” ujar Hormansyah, Koordinator BPP Tanjung.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Kasiau Raya, Rizali Rahman, menilai budidaya lada dapat menjadi salah satu alternatif usaha tani yang menjanjikan. Selain mudah dikembangkan, harga jual lada saat ini juga tergolong tinggi dan stabil.

“Dengan adanya ini mungkin kita akan mempromosikan ke kelompok lain atau desa-desa lain, mungkin ada kelompok-kelompok lain yang menginginkan budidaya lada sehingga akan menambah perekonomian para petani. Saya lihat potensinya di sini sangat bagus dengan harga yang lumayan menarik, harga di 135 ribu per kilo. Itu betul-betul dapat meningkatkan perekonomian para petani,” ujar Rizali Rahman, Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Kasiau Raya.

Dengan potensi tersebut diharapkan budidaya lada dapat menjadi salah satu komoditas unggulan baru di Kabupaten Tabalong sehingga dapat menambah perekonomian masyarakat Kabupaten Tabalong.

Nova Arianti, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment