Home Haji Tabalong Panas Ekstrem Jadi Tantangan Puncak Haji, Jemaah Diminta Selalu Gunakan Alat Pelindung dan Jaga Cairan Tubuh

Panas Ekstrem Jadi Tantangan Puncak Haji, Jemaah Diminta Selalu Gunakan Alat Pelindung dan Jaga Cairan Tubuh

by iin hendriyani

Cuaca panas ekstrem di Arab Saudi menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah haji Tabalong yang tengah menjalani puncak ibadah haji. Untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit, tim medis mengimbau jemaah agar rutin minum air putih dan menggunakan alat pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan.

Jemaah haji Tabalong yang saat ini berada di Mekkah dan Mina tengah menghadapi suhu panas yang mencapai lebih dari 40 derajat Celsius. Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari batuk pilek, dehidrasi, hingga heat stroke atau serangan panas.

Tim medis haji Tabalong mencatat, keluhan yang paling banyak dialami jemaah saat ini adalah batuk pilek dan dehidrasi akibat aktivitas padat serta paparan panas yang tinggi.

Dokter jemaah haji Tabalong, dr. Tri, menjelaskan bahwa heat stroke menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai karena dapat membahayakan kesehatan jemaah. Untuk mencegahnya, jemaah diminta selalu menggunakan alat pelindung diri seperti payung dan topi, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

“Tentunya harus pakai APD, pakai payung, terus perempuannya bisa pakai topi, kemudian minum yang cukup 200 ml per jam, sedikit-sedikit tapi sering,” ujar dr. Tri, Dokter Jemaah Haji Tabalong.

Selain menjaga asupan cairan, jemaah juga diimbau untuk tidak memaksakan diri saat merasa lelah dan segera melaporkan keluhan kesehatan kepada petugas medis agar dapat ditangani sejak dini. Petugas haji Tabalong, Sahidul Bahri, juga mengingatkan pentingnya kebersamaan dan kekompakan antar jemaah selama menjalani proses Armuzna atau Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Harapan kita semua jemaah semakin kompak, kebersamaan terus dibangun supaya ketika prosesi Armuzna ini berjalan dengan lancar dan kita sehat walafiat mendapatkan predikat haji yang mabrur,” tutur Sahidul Bahri, Petugas Haji Kemenag Tabalong.

Hingga Kamis, 28 Mei 2026, seluruh jemaah haji Tabalong dilaporkan dalam kondisi stabil dan masih menjalani rangkaian puncak ibadah haji di Mina sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ainun Sahara untuk TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment