Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Tabalong menggelar syukuran panen padi di lahan optimalisasi lahan Desa Takulat, Kecamatan Kelua, pada 27 April 2026. Dalam kegiatan tersebut disampaikan hasil panen dari lahan seluas 256 hektare mencapai 1.650 ton gabah kering panen.
Panen padi ini dilakukan di lahan optimalisasi yang dikelola Brigade Pangan Muda Tangguh Desa Takulat, Kecamatan Kelua. Berdasarkan hasil ubinan, rata-rata produksi mencapai 6,6 ton gabah kering per hektare. Dengan luas lahan 256 hektare, total hasil panen diperkirakan mencapai 1.650 ton gabah kering.
Staf teknis bidang tanaman pangan dan hortikultura DKP3 Tabalong, Heri Lestiawan, menyebut padi yang dipanen merupakan tanaman musim hujan dengan varietas Impari 32. Ia optimistis produktivitas padi ini masih dapat ditingkatkan, mengingat varietas tersebut memiliki potensi hasil hingga 12 ton per hektare dengan perlakuan yang optimal.
“Dari hasil 6,6 ton per hektare ini masih bisa ditingkatkan, karena potensi varietas Impari 32 bisa mencapai 12 ton per hektare. Dengan perlakuan seperti pengolahan tanah yang baik, pemeliharaan, penambahan pupuk organik cair, pengendalian hama dan penyakit, serta penggunaan alat dan mesin pertanian, diharapkan produksi dapat meningkat,” ujar Heri Lestiawan, Staf Teknis Bidang TPH.
Lahan kerja Brigade Pangan Muda Tangguh mencakup empat desa dengan total 256 hektare, yakni Desa Bahungin, Desa Takulat, Desa Paliat, dan Desa Sungai Buluh. Panen sendiri telah berlangsung sejak Maret hingga April 2026.
Muhammad Khiarillah, TV Tabalong melaporkan.
