Home Pendidikan Kunjungan ke Perpustakaan Daerah Buka Wawasan Baru Siswa SMPN 1 Murung Pudak

Kunjungan ke Perpustakaan Daerah Buka Wawasan Baru Siswa SMPN 1 Murung Pudak

by iin hendriyani

SMP Negeri 1 Murung Pudak menyambut baik program wisata edukasi perpustakaan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong. Kegiatan ini dinilai mampu meningkatkan minat literasi dan menarik siswa untuk lebih dekat dengan dunia perpustakaan.

Program wisata edukasi perpustakaan yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong mendapat respons positif dari SMP Negeri 1 Murung Pudak. Hal ini disampaikan oleh Guru Pengelola Perpustakaan SMP Negeri 1 Murung Pudak, Ida Yuniarti, usai mengikuti kegiatan wisata edukasi bersama para siswa di Dispersip Tabalong pada Senin, 18 Mei 2026.

Menurut Ida, kegiatan tersebut memberikan pengalaman dan pandangan baru bagi para siswa tentang perpustakaan. Selama ini, siswa hanya mengenal perpustakaan sekolah dengan berbagai keterbatasan. Namun, saat berkunjung ke perpustakaan daerah, siswa dapat melihat beragam fasilitas yang nyaman dan modern.

Mulai dari ruangan ber-AC, tempat membaca yang nyaman, hingga koleksi buku yang lebih beragam. Kondisi tersebut dinilai mampu meningkatkan ketertarikan siswa untuk membaca dan berkunjung ke perpustakaan.

“Menurut saya sangat-sangat bagus. Kenapa? Seperti yang kita lihat, anak-anak sekarang kan literasinya sangat kurang, karena apa? Karena salah satunya mungkin lebih menarik membaca di media sosial. Nah, dengan dia melihat keadaan perpustakaan yang seperti ini, dia kan melihat perpustakaan kemarin-kemarin perpustakaan sekolah saja yang mungkin sempit, panas, buku-bukunya sedikit. Nah, ketika dia ke sini melihat, oh ternyata ruangannya sangat bagus, malah tempat duduknya enak, bukunya beragam, mungkin lebih membuka wawasan, oh ternyata seperti ini perpustakaan,” ujar Ida Yuniarti, Guru SMP Negeri 1 Murung Pudak.

Selain fasilitas membaca, keberadaan bioskop mini di perpustakaan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para siswa. Ida berharap ke depannya tayangan film yang ditampilkan dapat lebih beragam, tidak hanya tentang sejarah lokal Kalimantan Selatan, namun juga film edukatif lain yang menarik bagi anak-anak.

Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment