Dalam rangka menarik minat pengunjung perpustakaan daerah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong saat ini menyediakan fasilitas bioskop mini. Fasilitas tersebut dapat dinikmati masyarakat dengan cara mengajukan surat kepada Dispersip Tabalong.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong sejak awal tahun 2026 telah membuka fasilitas bioskop mini di Perpustakaan Daerah Kabupaten Tabalong. Bioskop mini dibuat dengan tujuan untuk menarik minat masyarakat agar datang berkunjung ke perpustakaan.
Bioskop mini Dispersip Tabalong memutar film-film edukasi, sejarah lokal Kalimantan Selatan, dan film dokumenter untuk mendukung literasi. Adapun judul film yang diputar meliputi film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, film Lambung Mangkurat, hingga film Putri Junjung Buih.
Kepala Dispersip Tabalong, Norhayati, mengatakan masyarakat atau pelajar yang ingin menikmati fasilitas bioskop mini dapat mengajukan surat kepada Dispersip Tabalong minimal empat hari sebelum kegiatan. Hal ini dilakukan agar pihak Dispersip Tabalong dapat mengatur jadwal dan kuota sesuai dengan kapasitas kursi yang tersedia.
Norhayati juga berharap bioskop mini ini tidak hanya menarik minat masyarakat maupun pelajar untuk datang ke perpustakaan, namun juga meningkatkan minat baca terhadap buku-buku yang ada di Dispersip Tabalong.
“Kami berharap dengan adanya studio mini ini dapat menarik minat masyarakat maupun pelajar untuk berkunjung ke perpustakaan. Di sini mereka bisa sambil menonton film sejarah untuk mengetahui sejarah masa lalu dan sekaligus membaca buku yang ada di perpustakaan,” ujar Norhayati, Kepala Dispersip Tabalong.
Norhayati mengungkapkan bahwa sejak adanya bioskop mini di perpustakaan, minat pengunjung perpustakaan semakin meningkat, khususnya di kalangan pelajar. Hal ini terlihat dari banyaknya permintaan dari sekolah untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran di Dispersip Tabalong.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.
