Pemadam Kebakaran atau Damkar menjadi salah satu instansi yang memiliki peran penting di tengah masyarakat. Tidak hanya menangani kebakaran, petugas Damkar juga kerap menerima berbagai laporan non kebakaran, termasuk permintaan bantuan unik dari masyarakat.
Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabalong menyebut, penanganan kejadian non kebakaran terus meningkat dari waktu ke waktu. Dalam empat bulan terakhir, petugas Damkar bahkan menerima sejumlah laporan yang tergolong tidak biasa.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Tabalong, Jahyani, menjelaskan salah satu kejadian unik terjadi pada Februari 2026. Saat itu, seorang ibu datang ke posko Damkar bersama anaknya untuk meminta bantuan melepaskan dot atau botol minum bayi yang terkunci dan tidak bisa dibuka.
Menurutnya, sang ibu mengaku takut membuka sendiri karena khawatir dot tersebut rusak, mengingat harganya yang cukup mahal. Petugas Damkar pun berhasil membantu melepaskan dot tersebut dan mengembalikannya dalam kondisi baik.
Jahyani menyebut, pihaknya tidak ingin melampaui batas kewenangan instansi lain. Namun, karena masyarakat melaporkan permasalahan tersebut ke Damkar, petugas tetap berupaya memberikan pertolongan sesuai kemampuan yang dimiliki.
Selain itu, petugas Damkar juga pernah menangani laporan pipa PDAM warga yang mampet. Meski seharusnya menjadi kewenangan pihak terkait, petugas Damkar tetap membantu dan berhasil menangani keluhan warga.
Tak hanya itu, Damkar Tabalong juga pernah diminta membantu menangani kejadian kesurupan massal di daerah lain. Bahkan, salah satu laporan paling unik yang pernah diterima yaitu mediasi perkelahian suami istri dalam rumah tangga. Termasuk juga menangani kasus cincin yang tidak bisa dilepas di tangan seorang warga karena sudah terlalu lama dipasang.
“Sebetulnya kalau kita bicara upaya pertolongan, kita tidak ingin melebihi batas kewenangan kita. Ada hal-hal yang sebetulnya merupakan tupoksi institusi lain, tapi karena orang melaporkannya ke kita, kita coba tindaklanjuti sebatas yang bisa kita lakukan. Ada beberapa kejadian unik lainnya juga, ada pipa PDAM warga yang mampet justru melapor ke kita, kemudian kita tanya kembali kenapa tidak lapor ke pihak PDAM selaku yang menangani urusan itu, tapi mereka melaporkannya ke kita, kita coba lakukan upaya itu alhamdulillah bisa kita tangani,” ujar Jahyani, Kabid Damkar Tabalong.
Pihak Damkar Tabalong menegaskan, berbagai laporan unik yang masuk akan tetap ditangani sesuai kemampuan dan tugas pokok fungsi yang dimiliki petugas. Damkar Tabalong juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan secara bijak, namun tetap tidak ragu meminta bantuan dalam kondisi darurat.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.
