Pelayanan imigrasi perdana yang digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Tabalong mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Warga dari berbagai wilayah datang untuk memanfaatkan layanan pengurusan paspor yang kini hadir lebih dekat dan mudah diakses.
Sejak hari pertama dibuka pada Rabu, 6 Mei 2026, di Mal Pelayanan Publik Tabalong, layanan imigrasi langsung dipadati warga yang ingin mengurus paspor. Kehadiran layanan ini menjadi solusi yang dinanti, terutama bagi masyarakat yang sebelumnya harus menempuh perjalanan ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan imigrasi.
Salah satu warga Kecamatan Tanta, Cholis Indarwati, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya layanan imigrasi di MPP Tabalong. Ia menilai proses pelayanan berjalan dengan baik, mulai dari alur pendaftaran hingga tahapan pengambilan foto.
Menurut Cholis, meskipun ini merupakan pengalaman pertamanya mengurus paspor, penjelasan dari petugas yang lengkap membuat proses menjadi lebih mudah dipahami. Ia juga menilai pelayanan yang diberikan ramah dan cepat, sehingga masyarakat tidak merasa kesulitan dalam mengurus dokumen.
“Terurut sih, terarah. Tadi diarahkan untuk isi data dulu terus nanti selanjutnya untuk foto. Karena baru pertama jadi agak bingung, tapi berhubung petugasnya penjelasannya lengkap jadi kami juga mengerti. Harapannya ke depannya sejauh ini sudah bagus sih, mungkin seminggu sekali buka,” ujar Cholis Indarwati, warga Tanta.
Hal senada juga disampaikan warga Mabuun, Titik Sundari. Ia mengungkapkan kehadiran layanan imigrasi di Tabalong sangat membantu, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus paspor ke daerah lain.
Menurut Titik, pelayanan yang diberikan sudah cukup baik meskipun masih dalam tahap awal pelaksanaan. Selain itu, informasi terkait alur pendaftaran dinilai jelas karena sebelumnya telah disosialisasikan melalui brosur, sehingga masyarakat dapat mengikuti tahapan dengan mudah.
“Karena ini baru pertama, belum stabil seperti yang sudah berjalan, tapi alhamdulillah baik pelayanannya. Kami bikin paspor untuk keberangkatan umrah. Untuk alur pendaftaran juga jelas, karena sebelumnya sudah ada brosur sehingga kami bisa mengikutinya, terutama kami pakai aplikasi M-Paspor dulu daftar link kemudian ke sini untuk mengurus administrasinya,” ujar Titik Sundari, warga Mabuun.
Titik pun berharap ke depan tidak hanya proses pembuatan, tetapi juga pengambilan paspor dapat dilakukan di Tabalong tanpa harus ke Balangan. Selain itu, ia juga mengusulkan agar frekuensi pelayanan dapat ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali dalam sebulan.
Dano Nafarin, TV Tabalong melaporkan.
