Meskipun Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah masih lebih dari satu bulan, permintaan hewan kurban di Tabalong mulai terlihat. Hal ini membuat para peternak sapi mulai melakukan persiapan untuk memenuhi kebutuhan pasar menjelang hari raya kurban.
Seperti yang dilakukan oleh Ponirin, peternak sapi yang berada di Jalan Belly RT 8, Kelurahan Hikun, Kecamatan Tanjung. Ponirin mengatakan, meskipun Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi masih satu bulan lebih, namun sudah ada masyarakat yang memesan sapi miliknya untuk dikurbankan.
Sapi-sapi yang dijual tahun ini merupakan hasil penggemukan selama satu tahun di kandang miliknya. Sehingga, pada tahun ini ia tidak mendatangkan sapi dari luar daerah.
Sebanyak kurang lebih 20 ekor sapi tersedia di kandangnya dengan berbagai jenis, seperti sapi jenis limosin, brangus, simental, bali, hingga sapi lokal. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, tergantung jenis dan bobot sapi, mulai dari 20 juta rupiah hingga mencapai 80 juta rupiah untuk sapi dengan bobot hampir satu ton, seperti jenis brangus.
“Iya, mengembangkan sambil memelihara yang untuk peranakan. Habis penggemukan, habis itu menjual dagingnya lagi di pasar,” ujar Ponirin.
Ponirin memastikan sapi yang dijualnya dalam kondisi sehat karena telah divaksin secara rutin serta mendapatkan pemantauan dari dinas terkait. Ia pun berharap permintaan hewan kurban tahun ini terus meningkat hingga mendekati hari raya, meskipun terjadi kenaikan harga dibandingkan tahun sebelumnya.
Nova Arianti, TV Tabalong, melaporkan.
