Menjelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat mulai bersiap memilih hewan terbaik untuk dijadikan kurban. Namun, tidak semua hewan memenuhi kriteria yang disyariatkan. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui tips memilih hewan kurban yang sehat dan layak.
Memilih hewan kurban tidak hanya dilihat dari ukuran atau harganya. Kondisi kesehatan hewan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan, agar hewan kurban yang dikonsumsi terjamin kesehatan dan keamanannya.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Tabalong, dokter hewan Suwandi, menjelaskan ada beberapa ciri hewan yang layak untuk dijadikan kurban, seperti melihat kondisi kesehatan dan fisik hewan.
“Dalam memilih hewan kurban, masyarakat harus memperhatikan unsur kesehatan. Hewan yang sehat umumnya memiliki nafsu makan dan minum yang baik. Selain itu, kondisi hidung harus basah sebagai tanda normal, bukan kering yang mengindikasikan demam atau sakit. Mata terlihat bersinar, tubuh normal, tidak pincang, serta organ tubuh lengkap. Dari sisi umur, dapat dilihat dari gigi. Jika gigi sudah tanggal, artinya usia hewan sekitar dua tahun setengah atau lebih dan layak dijadikan hewan kurban,” ujar Suwandi, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Tabalong.
Suwandi menambahkan, dengan memperhatikan kriteria kesehatan dan kelayakan tersebut, masyarakat diharapkan tidak sembarangan dalam memilih hewan kurban. Selain memastikan sesuai syariat, pemilihan hewan yang sehat juga menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas daging yang akan didistribusikan kepada masyarakat.
Nova Arianti, TV Tabalong melaporkan.
