Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tabalong, Mustafa, menyampaikan pokok pikiran atau pokir DPRD Tabalong dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027, pada 30 Maret 2026. Dalam paparannya, Mustafa menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis dalam menyusun perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.
Dalam paparannya, Wakil Ketua DPRD Tabalong, Mustafa, menyampaikan 600 usulan pokir untuk perencanaan tahun 2027. Ke-600 pokir yang disampaikan ini merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat dari seluruh daerah pemilihan.
Usulan tersebut terbagi dalam beberapa sektor prioritas, di antaranya bidang infrastruktur dan kewilayahan sebanyak 240 usulan, yang mencakup pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan, drainase, pengendalian banjir, hingga penyediaan air bersih dan infrastruktur dasar.
Kemudian, bidang pendidikan dan sumber daya manusia sebanyak 110 usulan, meliputi peningkatan sarana pendidikan, kualitas tenaga pendidik, serta dukungan beasiswa bagi masyarakat kurang mampu. Di sektor kesehatan, terdapat 90 usulan yang difokuskan pada peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan, penguatan layanan puskesmas dan posyandu, serta penanganan stunting.
Sementara itu, bidang ekonomi dan kesejahteraan rakyat mencakup 80 usulan, di antaranya pengembangan UMKM, sektor pertanian, perikanan, serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selanjutnya, bidang sosial, budaya, dan kepemudaan sebanyak 50 usulan, serta bidang pemerintahan dan pelayanan publik sebanyak 30 usulan yang berfokus pada peningkatan kualitas layanan publik dan penguatan kapasitas pemerintah daerah.
Mustafa menegaskan, seluruh usulan pokok pikiran DPRD tersebut telah diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
“Seluruh usulan pokok pikiran DPRD tersebut telah diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah, serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. DPRD berharap agar usulan-usulan ini dapat diakomodir secara optimal dalam RKPD tahun 2027, sehingga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mustafa, Wakil Ketua DPRD Tabalong.
DPRD Tabalong berharap usulan-usulan tersebut dapat diakomodir secara optimal dalam RKPD tahun 2027, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.
