DPRD Kabupaten Tabalong menggelar rapat dengar pendapat bersama aktivis LSM, ormas, serikat pekerja, ojek online, dan mahasiswa untuk menampung aspirasi masyarakat. Dalam rapat tersebut, disampaikan sejumlah keluhan, salah satunya terkait layanan IGD RSUD Badaruddin Kasim yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
DPRD Kabupaten Tabalong menggelar kegiatan rapat dengar pendapat bersama belasan aktivis LSM dan ormas, perwakilan serikat pekerja, ojek online, hingga organisasi mahasiswa Kabupaten Tabalong. Rapat dilaksanakan di ruang rapat Sekretariat DPRD Tabalong pada 30 April 2026.
Dalam kesempatan ini, berbagai keluhan, saran, hingga masukan disampaikan oleh peserta rapat. Salah satunya terkait layanan IGD Rumah Sakit Umum Daerah Badaruddin Kasim Tanjung yang dinilai masih kurang optimal.
Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Tabalong, Riza Fahlipi, mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rapat bersama Dinas Kesehatan dan RSUD Badaruddin Kasim Tanjung untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat.
“Salah satunya yang paling krusial yaitu terkait penanganan pasien di rumah sakit. Harapan kami hal ini tidak terulang lagi. Kami juga akan memanggil dinas, khususnya pihak rumah sakit, terkait adanya kendala dalam pelayanan bagi masyarakat yang sedang berobat,” ujar Riza Fahlipi, Ketua DPRD Tabalong.
Dengan adanya pertemuan lanjutan bersama Dinas Kesehatan dan pihak RSUD Badaruddin Kasim Tabalong, diharapkan dapat ditemukan kejelasan serta solusi terhadap permasalahan layanan kesehatan yang dikeluhkan masyarakat.
Maria Ulfah, TV Tabalong melaporkan.
