Pemerintah Kabupaten Tabalong tengah menyiapkan pelaksanaan beasiswa luar negeri, khususnya wilayah Timur Tengah. Beasiswa tersebut merupakan salah satu upaya mewujudkan misi program seribu sarjana.
Program beasiswa sarjana merupakan salah satu program prioritas Bupati Tabalong bersama wakilnya, salah satunya beasiswa sarjana ke Timur Tengah. Program beasiswa ini dialokasikan untuk 5 hingga 10 putra-putri Tabalong per tahunnya.
Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani mengaku, sebagai bentuk komitmen menjalankan program ini, pihaknya telah menggelar pertemuan bersama perwakilan universitas di Yaman dan Mesir beberapa waktu lalu. Pertemuan digelar untuk membahas potensi perjanjian kerja sama agar program ini dapat berjalan lancar.
“Alhamdulillah kemarin kita sudah melakukan pembicaraan dan insyaallah akan langsung ditindaklanjuti dengan PKS-nya, syarat-syaratnya apa, sehingga insyaallah tahun ini nanti kita sudah bisa menyeleksi anak-anak kita mana yang kemampuan di bidang agama nantinya sesuai satu desa satu dai, sekaligus juga program 1.000 sarjana ini bisa ke Yaman, berkuliah di Yaman dan Mesir,” ujar M. Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Haji Fani mengatakan, untuk mendapatkan program beasiswa di Yaman dan Mesir ini, masyarakat Tabalong harus mengikuti seleksi ketat yang telah ditetapkan tim seleksi. Diketahui dari program ini Pemerintah Kabupaten Tabalong menjalankan dua program prioritas sekaligus, pertama program desa satu dai dan yang kedua mencetak 1.000 sarjana.
Gazali Rahman, TV Tabalong, melaporkan.
