Untuk mengenalkan sekaligus mempraktikkan langsung pelaksanaan rukun Islam ke-5, SDIT An Nahl menggelar kegiatan manasik haji bagi siswanya. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada anak tentang pelaksanaan ibadah haji.
Sekitar 200 siswa dan siswi dari kelas 1 hingga kelas 6 SDIT An Nahl mengikuti kegiatan manasik haji yang berlangsung di Islamic Center Mabuun pada 25 Mei 2026. Sebelum memulai praktik ibadah haji, para siswa terlebih dahulu diajarkan tata cara berhaji, mulai dari niat, pemakaian kain ihram, hingga hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama melaksanakan rangkaian ibadah haji.
Kesiswaan SDIT An Nahl, Rahman Effendi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan sejak dini kepada anak-anak tentang rangkaian ibadah haji. Dalam kesempatan ini para siswa juga diajarkan tentang kedisiplinan hingga sikap tolong-menolong.
“Nah tujuan kegiatan kita pertama itu kita ingin menanamkan kepada anak-anak didik kita rukun Islam yang ke-5, melatih anak-anak kita agar cinta kepada Ka’bah dan itu nanti untuk melatih kedisiplinan, mandiri, serta tolong-menolong yang nantinya akan kita siapkan untuk anak-anak kita,” kata Rahman Effendi, Kesiswaan SDIT An Nahl.
Ketua Yayasan Ashabul Kahfi Tabalong, Murjani, mengungkapkan bahwa kegiatan manasik haji di lingkup Yayasan Ashabul Kahfi rutin dilaksanakan setiap tahun, terlebih pada momen pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
Melalui kegiatan ini, ia berharap para siswa dapat memahami tata cara berhaji sekaligus memotivasi anak untuk mempersiapkan diri dalam melaksanakan ibadah haji di masa mendatang.
“Kami juga mengharapkan dengan dukungan semua pihak terselenggaranya kegiatan ini memberikan pemahaman kepada anak didik kita, terutama anak-anak kami dari PAUD IT Rumah Lebah dan SDIT An Nahl. Mudah-mudahan dengan kegiatan manasik haji ini anak-anak kami yang tergabung di Yayasan Ashabul Kahfi sejak dini bisa mengerti, bisa memahami tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji dan lebih lagi terpanggil untuk bersiap-siap memenuhi panggilan Allah di Baitullah,” kata Murjani, Ketua Yayasan Ashabul Kahfi Tabalong.
Dalam kesempatan ini para peserta mempraktikkan langsung rangkaian ibadah haji, mulai dari niat, ihram dari miqat, wukuf di Arafah, melontar jumrah, hingga tawaf wada.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.
