Realisasi pencairan dana desa APBN tahap pertama di Kabupaten Tabalong hampir mencapai target. Namun hingga akhir April, masih terdapat tiga desa yang belum mengajukan pencairan.
Hal itu disampaikan Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tabalong, Akhmad Husaini, pada 24 April 2026.
Pencairan dana desa tahap pertama hingga tanggal 24 April 2026 telah terealisasi sebesar 98,5 persen. Meski demikian, masih ada tiga desa di Kecamatan Tanta yang belum mencairkan dana desa APBN tahap pertama, yakni Desa Pulau Ku’u, Tamiyang, dan Tanta Hulu.
“Untuk triwulan pertama ini sudah sekitar 98,5 persen. Namun kendalanya masih ada tiga desa yang sampai saat ini belum mengajukan pencairan dari APBN, yaitu Desa Pulau Ku’u, Tamiyang, dan Tanta Hulu. Kami memperkirakan, insyaallah di bulan April ini seluruh desa sudah terealisasi,” ungkap Akhmad Husaini, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian BPKAD Tabalong.
Akhmad Husaini berharap tiga desa yang belum melakukan pencairan dana desa segera menyelesaikan dokumen-dokumen yang menjadi syarat pencairan, sehingga penyaluran dana desa tahap pertama dapat segera terealisasi secara menyeluruh dalam waktu dekat.
Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong percepatan pencairan melalui grup WhatsApp yang berisi para pengelola dana desa se-Tabalong, serta telah menghubungi pihak kecamatan dan pemerintah desa terkait agar segera mengajukan permohonan pencairan.
Pasalnya, semakin cepat pencairan dana desa dilakukan, maka semakin cepat pula pelaksanaan pembangunan di desa dapat berjalan.
Nova Arianti, TV Tabalong melaporkan.
