Home Pendidikan Layanan Perpustakaan Keliling Hadir di Desa Uwie, Anak-anak Antusias Membaca & Ikuti Storytelling

Layanan Perpustakaan Keliling Hadir di Desa Uwie, Anak-anak Antusias Membaca & Ikuti Storytelling

by iin hendriyani

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong membuka layanan perpustakaan keliling di Desa Uwie, Kecamatan Muara Uya, bertepatan dengan diselenggarakannya Program Bunga Desa pada 18 Februari 2026. Pelayanan perpustakaan keliling Dispersip pun ramai diikuti para pelajar tingkat sekolah dasar.

Stand pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dispersip Tabalong tampak ramai dikunjungi anak-anak saat kegiatan Bupati Bagana di desa yang digelar di Desa Uwie, Kecamatan Muara Uya. Puluhan siswa sekolah dasar antusias mendatangi stand layanan perpustakaan.

Mereka membaca berbagai buku bacaan yang telah disiapkan, mulai dari cerita anak, buku pengetahuan, hingga bacaan bergambar yang menarik perhatian. Tidak hanya membaca, anak-anak juga tampak asyik mendengarkan cerita yang dibawakan petugas perpustakaan melalui metode storytelling yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.

Kepala Dispersip Tabalong Norhayati mengatakan, selain menghadirkan koleksi buku bacaan, pihaknya juga mengemas penyajian literasi dalam bentuk cerita agar lebih mudah dipahami anak-anak.

“Kita kemas dalam storytelling atau sambil bercerita. Kegiatan storytelling ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan minat baca sejak usia dini. Kami ingin menghadirkan perpustakaan sebagai ruang yang menyenangkan, bukan hanya tempat membaca buku, tetapi juga tempat berimajinasi, belajar, dan berinteraksi secara kreatif. Metode ini efektif karena anak-anak lebih mudah memahami pesan melalui cerita yang disampaikan secara ekspresif dan interaktif. Dengan storytelling, anak tidak hanya mendengar cerita, tetapi juga belajar nilai moral, meningkatkan kosakata, serta melatih daya imajinasi mereka,” ujar Norhayati, Kepala Dispersip Tabalong.

Ia pun mengaku senang melihat tingginya antusiasme anak-anak yang hadir. Melalui kegiatan ini, Dispersip Tabalong berharap dapat semakin mendekatkan perpustakaan kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Di tengah maraknya penggunaan gadget di kalangan anak-anak, kegiatan literasi seperti ini menjadi tantangan sekaligus upaya nyata untuk menumbuhkan kembali kecintaan terhadap buku dan perpustakaan.

Muhammad Ariadi, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment