Meski dihadapkan pada kenaikan biaya operasional, Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Tabalong tetap menyediakan layanan angkutan sampah untuk mendukung program Gerakan Masyarakat Jaga Lingkungan atau Gema Jalin. Langkah ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
DLH Tabalong menyiagakan armada truk angkutan sampah untuk membantu pelaksanaan Gema Jalin di berbagai desa. Layanan ini difokuskan untuk mengangkut sampah hasil kegiatan gotong royong masyarakat.
Dengan total 36 unit truk yang dimiliki, DLH tetap memberikan dukungan maksimal meskipun terjadi kenaikan harga bahan bakar, khususnya jenis Dexlite yang digunakan untuk operasional armada.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Tabalong, Muhammad Ramadani, menyampaikan bahwa pihaknya tetap berupaya hadir membantu masyarakat dalam pengelolaan sampah, terutama saat kegiatan Gema Jalin berlangsung.
“Walaupun mungkin kondisi BBM sedang meningkat, tapi kita tetap berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat, apalagi yang melaksanakan Gema Jalin. Kita akan bantu pengangkutan sampah hasil kegiatan. Juga mungkin ada masyarakat yang melakukan pembersihan sisa tebangan pohon, itu tetap kita upayakan melaksanakan pengangkutan dan pengumpulan sampahnya,” ujar M. Ramadani, Kabid Pengelolaan Sampah DLH Tabalong.
Selain sampah rumah tangga, DLH juga membantu mengangkut sisa pembersihan lingkungan seperti ranting dan hasil tebangan pohon. Hal ini dilakukan agar lingkungan tetap bersih dan tidak menimbulkan masalah baru.
Gazali Rahman, TV Tabalong melaporkan.
