Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kabupaten Tabalong berlangsung dengan suasana berbeda. Tanpa aksi turun ke jalan, peringatan justru diisi dengan kegiatan sosial sekaligus penyampaian aspirasi.
Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas, dan Umum menggelar peringatan May Day secara sederhana melalui kegiatan syukuran dan bakti sosial di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi pada Jumat, 1 Mei 2026. Dalam kegiatan ini, para serikat pekerja menyerahkan bantuan sembako kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.
Acara turut dihadiri Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf, Ketua DPRD Tabalong Riza Fahlipi, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta perwakilan serikat pekerja. Meski tanpa aksi demonstrasi, para buruh tetap menyuarakan aspirasi melalui enam tuntutan utama.
Di antaranya mendesak pengesahan RUU Ketenagakerjaan tanpa skema omnibus law, penghapusan sistem outsourcing atau kontrak berkepanjangan, penolakan upah murah, serta penghentian pemutusan hubungan kerja massal. Selain itu, buruh juga meminta penyelesaian tunggakan upah selama tiga bulan di salah satu perusahaan, serta kemudahan dalam pembayaran pajak kendaraan bagi masyarakat. Tuntutan tersebut diserahkan langsung kepada Ketua DPRD Tabalong.
Ketua DPC FSP-KEP Tabalong, Sahrul, menyampaikan bahwa peringatan May Day merupakan momentum penting untuk menyampaikan aspirasi buruh kepada pemerintah dan legislatif. Ia menegaskan pihaknya akan terus konsisten menyuarakan kepentingan pekerja setiap peringatan Hari Buruh.
“Saya mohon maaf kepada Pak Wakil Bupati, Kapolres, dan Ketua DPRD. Setiap tahun kami biasanya melakukan aksi, namun dua tahun terakhir kami mencari cara agar tetap bisa menyampaikan aspirasi. Karena esensi May Day adalah hari buruh untuk memperjuangkan dan menyampaikan aspirasi kepada legislatif maupun eksekutif. May Day bukan sekadar seremonial, tetapi hari penuh perjuangan. Karena itu, izinkan kami menyampaikan tuntutan secara damai, aman, dan tertib,” ujar Sahrul, Ketua DPC FSP-KEP Tabalong.
Selain kegiatan bakti sosial, rangkaian May Day juga dilanjutkan dengan kegiatan “May Day Bershalawat” yang digelar pada Jumat malam di halaman Pendopo Bersinar, dengan menghadirkan penceramah Guru Zhofaruddin atau yang dikenal sebagai Guru Udin Samarinda.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong melaporkan.
