Home Blog Karhutla di Desa Seradang Hanguskan Lebih 100 Hektare Kebun Karet Warga

Karhutla di Desa Seradang Hanguskan Lebih 100 Hektare Kebun Karet Warga

by iin hendriyani

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Desa Seradang, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, menghanguskan lebih dari 100 hektar kebun karet milik masyarakat. Kebakaran berlangsung selama beberapa hari, dan proses pemadaman terkendala akses lokasi serta jarak sumber air yang cukup jauh.

Karhutla di Desa Seradang terjadi pada 14 hingga 15 September 2026. Api diketahui muncul sejak siang hari, dan terus menjalar hingga tengah malam. Lahan perkebunan karet milik warga yang saling berdekatan, membuat api mudah menjalar ke area lain.

Berdasarkan data Pemerintah Desa Seradang, sebanyak 40 pemilik lahan terdampak. Luas lahan yang dimiliki warga bervariasi, mulai dari dua hektare hingga lebih dari lima hektare. Total lahan perkebunan karet yang terdampak mencapai lebih dari 100 hektare.

Kebakaran ini tidak hanya membakar lahan, tetapi juga menghentikan aktivitas perkebunan karet warga yang terdampak. Lahan yang terbakar tidak lagi dapat dimanfaatkan, sehingga berdampak pada penghasilan masyarakat.

“Di desa kami ini yang terkena kebakaran mencapai 40 orang pemilik lahan, dan tiap pemilik itu beragam luas lahannya, ada yang 4 hektar ada yang 5 hektar bahkan lebih dan paling sedikit 2 hektar lah. Jadi selama beberapa hari ini yang sudah terdata melalui RT setempat, terdampak 40 orang itu ada 100 hektar lebih lahan masyarakat di perkebunan karet, sehingga tidak bisa dimanfaatkan lagi, pokoknya ini sudah kurang 40 persen lah dari penghasilan karet di sini,” kata Umar Ma’ruf, Kepala Desa Seradang.

Proses pemadaman karhutla menghadapi sejumlah kendala. Akses menuju lokasi yang terbatas, ditambah jarak sumber air yang cukup jauh, membuat petugas harus bolak-balik mengambil air. Sebagian titik karhutla bahkan hanya dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua. Kondisi lahan yang kering akibat kemarau, juga membuat api lebih mudah menjalar.

Muhamad Khairillah, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment