Untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak di lingkungan pendidikan, Dinas Sosial P3AP2KB Tabalong melaksanakan monitoring dan evaluasi Sekolah Ramah Anak di MTsN 4 Tabalong. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan penerapan indikator Sekolah Ramah Anak, termasuk pembenahan sarana dan prasarana pendukung di sekolah.
Dinas Sosial P3AP2KB Tabalong melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi Sekolah Ramah Anak pada Kamis, 18 Juni 2026, di MTsN 4 Tabalong. Kegiatan ini diikuti oleh tim monitoring dan evaluasi lintas sektor.
Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinsos P3AP2KB Tabalong, Selviati, mengapresiasi MTsN 4 Tabalong atas berbagai perkembangan dan pembenahan yang telah dilakukan sejak proses standardisasi Sekolah Ramah Anak pada tahun 2023.
Menurutnya, Sekolah Ramah Anak bukan sekadar predikat, melainkan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan dan diskriminasi terhadap anak.
Selviati menuturkan, kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilaksanakan di 20 sekolah. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana penerapan indikator Sekolah Ramah Anak yang telah ditetapkan.
“Poin-poinnya, semua sekolah akan menerapkan indikator SRA sebagaimana ketentuan Kementerian PPA. Terutama yang paling prioritas saat ini adalah perbaikan sarana dan prasarana di lingkungan sekolah,” ujar Selviati, Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak Dinsos P3AP2KB Tabalong.
Selvi berharap seluruh sekolah yang dimonitoring dan dievaluasi dapat menerapkan serta menjalankan prinsip-prinsip yang terdapat pada indikator Sekolah Ramah Anak.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.
