Home Kemasyarakatan Gelar FGD Bersama Berbagai Elemen Masyarakat, Pemkab Tabalong Jaring Saran & Masukan untuk Pembangunan

Gelar FGD Bersama Berbagai Elemen Masyarakat, Pemkab Tabalong Jaring Saran & Masukan untuk Pembangunan

by iin hendriyani

Guna menyerap aspirasi seluruh masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tabalong kembali menggelar Focus Group Discussion bersama sejumlah elemen masyarakat. Dalam kesempatan tersebut saran, kritik, hingga masukan disampaikan oleh para peserta.

Pemerintah Kabupaten Tabalong kembali menggelar kegiatan Focus Group Discussion, yang difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. FGD berlangsung di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi Pembataan, pada 28 Juli 2026.

Dalam kegiatan ini, Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani memaparkan update dan progres dari 7 program prioritas Kabupaten Tabalong. Di antaranya meliputi 1 desa 1 wifi gratis, satu desa satu dai, Tabalong pasti sehat, mencetak 15 ribu tenaga terampil, Kredit Tabalong Smart, beasiswa seribu sarjana, hingga peningkatan infrastruktur.

Setelah pemaparan, Bupati Tabalong bersama jajaran Forkopimda Tabalong berdialog dengan peserta yang hadir, terkait berbagai isu, kritik, hingga saran dan masukan dari masyarakat. Di antaranya terkait ketertiban dan keamanan yang beberapa waktu terakhir terganggu, beasiswa bagi mahasiswa di perguruan tinggi di Tabalong, kesejahteraan pekerja, hingga basecamp untuk driver ojek online.

Menanggapi hal ini Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menyambut baik kritik, saran dan masukan dari berbagai elemen masyarakat. Menurutnya segala usulan ini nantinya akan dikaji dan ditindaklanjuti oleh dinas terkait.

“Tentu kan saran saran positif ini akan kita tindak lanjuti yakan hal hal baik yang terkait dengan sosial kemasyarakatan ataupun hal hal lain insyaallah akan kami tindak lanjuti baik dari sisi ke dinas dinas ataupun terkait dengan regulasi atau kebijakan,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.

Pemerintah Kabupaten Tabalong sendiri rutin melaksanakan kegiatan FGD setiap 3 bulan sekali. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dari pemerintah daerah untuk terus membangun komunikasi yang baik bersama masyarakat sekaligus mendengarkan keluh kesah yang dialami masyarakat. Kegiatan FGD ini sendiri melibatkan ratusan peserta yang terdiri dari beragam latar belakang, di antaranya FKUB, FPK, MFKDM, Lembaga Swadaya Masyarakat, serikat pekerja, Badan Eksekutif Mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan driver ojek online se-Kabupaten Tabalong.

Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment