Home Blog Antrean Mulai Berkurang! Warga Hikun Minta Stok Pertalite Ditambah

Antrean Mulai Berkurang! Warga Hikun Minta Stok Pertalite Ditambah

by iin hendriyani

Tabalong – Penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian Pertalite di SPBU Hikun mendapat sambutan positif dari warga. Warga berharap aturan ini diterapkan secara konsisten agar antrean kendaraan lebih tertib dan pelayanan BBM berjalan lancar.

Perpanjangan penerapan sistem ganjil-genap pembelian Pertalite untuk mobil dan sepeda motor di SPBU Hikun mulai diterapkan pada 22 Oktober 2026. Kebijakan ini mengatur pembelian Pertalite berdasarkan angka terakhir nomor polisi kendaraan.

Dalam mekamismenya, kendaraan dengan angka terakhir nomor polisi ganjil, yaitu satu, tiga, lima, tujuh, dan sembilan, dapat mengisi Pertalite pada tanggal ganjil.

Sedangkan kendaraan dengan angka terakhir nomor polisi genap, yaitu nol, dua, empat, enam, dan delapan, dilayani pada tanggal genap.

Sejumlah warga yang mengisi BBM menilai aturan tersebut dapat membantu mengurangi antrean kendaraan. Mereka berharap penerapannya berjalan konsisten sehingga masyarakat dapat menyesuaikan waktu pengisian BBM sesuai ketentuan.

“Ya, baik aja. Ya senang, kada panjang lagi. Ya untuk ke belakangnya, supaya mengurangi antrean, bagus lah penerapannya,” ujar Ahmad Juni, Warga Agung.

“Kalau menurut ulun sendiri yang menggunakan si Pertalite, ya meringankan antrean lah paling kada. Jadi sementara ini sebelum ganjil-genap ini lumayan panjang. Jadi kalau ada ganjil-genap ini, agak lebih mempermudah konsumen lah. Harapan ulun ini diperbanyak lagi nih stok Pertalite, jadi lebih mempermudah. Ada lagi lah pengisian kalau perlu waktunya ditambahin lah 24 jam paling kada. Mudah-mudahan pemerintah memperhatikan itulah,” kata Masnur, Warga Agung.

Warga juga berharap penerapan ganjil-genap diiringi dengan ketersediaan stok Pertalite yang memadai dan pelayanan yang optimal. Dengan penerapan aturan secara konsisten, antrean di SPBU Hikun diharapkan lebih terkendali dan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.

Dano Nafarin, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment