Home Blog Kader Posyandu Jadi Ujung Tombak! YABN-Adaro-Alamtri Genjot Penguatan ILP Tabalong-Balangan

Kader Posyandu Jadi Ujung Tombak! YABN-Adaro-Alamtri Genjot Penguatan ILP Tabalong-Balangan

by iin hendriyani

Tabalong – Yayasan Amanah Bangun Negeri atau YABN bersama Adaro dan Alamtri Group memperkuat Integrasi Layanan Primer atau ILP di Kabupaten Tabalong dan Balangan. Upaya ini difokuskan pada peningkatan kapasitas kader posyandu, penguatan layanan kesehatan, dan pencegahan stunting.

Komitmen penguatan ILP ditandai dengan penandatanganan prasasti sinergi oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong dan Balangan, YABN, Adaro, serta Alamtri Group. Kegiatan berlangsung di Hotel Aston Tanjung, Rabu 21 Oktober 2026.

Program ini mencakup dua puskesmas, dua pustu, dan 14 posyandu dengan melibatkan 70 kader, guna meningkatkan layanan kesehatan primer dan mencegah stunting di Tabalong dan Balangan.

Ketua YABN, Zuraida Murdia Hamdie, menyebut penguatan ILP memerlukan proses dan konsistensi, terutama dalam meningkatkan kapasitas kader sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan.

“Begini, ILP ini kan sebenarnya membentuk sistem ya dan sistem ini sesuatu yang tidak mudah dibentuk secara instan. Nah, mereka ini tadi sudah disampaikan bahwa garda terdepannya kita, jadi kalau kader-kader ini menunjukkan performa terbaik itu pertanda bahwa program kita berhasil. Nah, oleh karena itu kami berharap kader-kader ini semangatnya selalu terjaga, harus melakukan tugasnya dengan baik. Kita semua ada bersama mereka, insya Allah nanti bisa tercapai tujuan bersama,” ujar Zuraida Murdia Hamdie, Ketua YABN.

CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi, menegaskan komitmen untuk melanjutkan pembinaan program kesehatan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah. Cakupan program juga dirancang diperluas ke desa lain, dengan memprioritaskan wilayah ring satu.

“Jadi ini merupakan rangkaian dari pembinaan program kesehatan yang terus kita lanjutkan sesuai dengan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Tabalong dan Balangan. Ke depan, karena tadi baru 4 posyandu dan beberapa desa, kita akan memperluas lagi ke desa-desa lain. Tentunya fokusnya di ring satu dulu karena sesuai dengan mandat undang-undang khususnya untuk ring 1, dan mudah-mudahan bisa disambut baik oleh pemda, bisa mencakup dalam 1 kabupaten,” kata Aan Nurhadi, CSR Section Head PT Adaro Indonesia.

Dalam kegiatan ini, tiga puluh kader posyandu yang telah mengikuti pelatihan 25 keterampilan kader posyandu bidang kesehatan tahun 2026 menerima tanda kecakapan secara simbolis.

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI, dr. Niken Wastu Palupi, Ketua Tim Kerja Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan, dr. Marti Rahayu, serta perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.

Maria Ulfah, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment