Home Lingkungan BPBD Tabalong Catat 2 Titik Panas dan 1 Kasus Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

BPBD Tabalong Catat 2 Titik Panas dan 1 Kasus Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

by iin hendriyani

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Tabalong mencatat hingga 22 Juli 2026 terdapat dua titik panas dan satu kasus kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kabupaten Tabalong. Meski kondisi masih terkendali, masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar untuk mencegah terjadinya karhutla selama musim kemarau.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tabalong mengungkapkan, berdasarkan pantauan Sistem Sipongi hingga 22 Juli 2026, terdapat dua titik panas di Kabupaten Tabalong. Masing-masing berada di Desa Seradang, Kecamatan Haruai dan Desa Santuun, Kecamatan Muara Uya.

Kepala BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi, menyampaikan kondisi Tabalong saat ini masih terkendali. Namun pihaknya telah menerima satu laporan kebakaran lahan seluas sekitar 100 meter persegi di Desa Karangan Putih, Kecamatan Kelua pada 20 Juli 2026. Beruntung, kebakaran tersebut dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas.

“Satu laporan dari kebakaran lahan tersebut diduga untuk membuka lahan. Jadi atas ini kami mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam membuka lahan, terutama jangan membakar pada saat musim kemarau ini. Lakukan pembukaan lahan dengan cara mekanis atau tenaga atau dengan sistem padat karya,” ujar Haris Fakhrozi, Kepala BPBD Tabalong.

Haris Fakhrozi menambahkan, kebakaran lahan diduga dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar. BPBD mengingatkan wilayah Selatan Tabalong rawan kebakaran lahan, sementara kawasan Bintang Ara, Upau, Muara Uya, dan Haruai memiliki potensi kebakaran hutan dan perkebunan.

Selama musim kemarau, BPBD terus melakukan pemantauan titik panas dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Masyarakat pun diajak berperan aktif dengan tidak membakar lahan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Muhammad Khairillah, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment