Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Tabalong memusatkan Posko Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Kantor BPBD Tabalong pada tahun 2026. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari efisiensi anggaran, namun BPBD memastikan kesiapsiagaan personel dan pelayanan penanggulangan bencana tetap berjalan maksimal.
BPBD Tabalong tahun ini hanya mengoperasikan satu Posko Siaga Karhutla yang dipusatkan di Kantor BPBD Tabalong. Kebijakan ini diambil sebagai langkah efisiensi anggaran tanpa mengurangi kesiapan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
Kepala BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi, menjelaskan meski posko berada di satu lokasi, personel tetap bersiaga selama 24 jam. Petugas akan terus memantau informasi dari masyarakat, relawan, maupun instansi terkait agar setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat.
“Untuk posko tahun ini, untuk tahun ini kami ada, tapi hanya berada di kantor BPBD poskonya, ini juga dalam rangka efisiensi, tapi walaupun terjadi efisiensi, kami nyatakan bahwa ini tidak akan mengurangi kuantitas dan kualitas pelayanan terhadap kebencanaan khususnya karhutla yang sekarang kita antisipasi ini sekarang. Jadi tetap kita laksanakan, tapi hanya penempatan posko saja dan personel-personel kami nanti yang piket akan terfokus di Kantor BPBD Tabalong,” ujar Haris Fakhrozi, Kepala BPBD Tabalong.
Haris menegaskan, meski posko dipusatkan di Kantor BPBD, koordinasi dengan TNI, Polri, relawan, pemerintah desa, dan instansi terkait akan tetap dilakukan secara intensif. Langkah ini diharapkan memastikan upaya pencegahan, mitigasi, dan penanganan karhutla di Kabupaten Tabalong tetap berjalan optimal selama musim kemarau.
Muhammad Khairillah, TV Tabalong melaporkan.
