Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabalong melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu atau PLUT K-UMKM Tabalong siap membantu para pelaku UMKM agar mendapatkan sertifikat halal produknya. Pendampingan ini diberikan secara gratis, termasuk proses pengajuan sertifikat halal.
Bagi pelaku UMKM di Tabalong yang ingin mendapatkan sertifikat halal gratis untuk produknya, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan siap memfasilitasi para pelaku UMKM agar mendapatkan pendampingan. Layanan pendampingan diberikan melalui Bidang Pengembangan Usaha Mikro dan Pusat Layanan Usaha Terpadu ataupun PLUT K-UMKM.
Dengan datang langsung ke DKUPP Tabalong ataupun ke PLUT K-UMKM Tabalong, para pelaku UMKM mendapat pendampingan mulai dari pengisian data yang diperlukan hingga proses pengajuan untuk penerbitan sertifikat halal.
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro DKUPP Tabalong, Syarif Hidayat mengatakan, layanan pendampingan kepada pelaku UMKM diberikan tanpa dipungut biaya atau gratis. Begitu pula dengan penerbitan sertifikat halal yang bisa didapatkan melalui skema self declare secara gratis ataupun melalui jalur reguler dengan biaya ditanggung oleh pelaku UMKM.
“Kami dari Bidang UMKM khususnya yang ada di bidang kemudian ada yang di PLUT kami berkomitmen, satu untuk membantu pengajuan pendaftaran kepada pendamping halal karena dari sistem yang ada di bidang ataupun PLUT itu ada sudah yang menjadi penyelia halal jadi mereka membantu para pelaku UMKM untuk memberikan atau pendaftaran kepada pendamping UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal tersebut dengan cara pengisian data-data yang diperlukan dari sistem yang digunakan oleh sertifikat halal,” ujar Syarif Hidayat, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro DKUPP Tabalong.
Syarif menambahkan, pemerintah daerah tidak memberikan batasan target jumlah pelaku usaha yang mendapatkan sertifikat halal. Pihaknya berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mempunyai sertifikat halal maka produk tersebut mampu bersaing di pangsa pasar yang lebih luas.
Nova Arianti, TV Tabalong melaporkan.
