Bank Kalsel meresmikan Sentra Kas Mitra Utama di Kantor Cabang Tanjung Kabupaten Tabalong. Keberadaan sentra kas tersebut diharapkan memperkuat distribusi uang rupiah layak edar, sekaligus mendukung aktivitas perekonomian dan transaksi perbankan di wilayah Tabalong dan sekitarnya.
Peresmian renovasi Sentra Kas Mitra Utama Tanjung menjadi bagian dari upaya Bank Kalsel memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Tabalong. Direktur Bank Kalsel Izhar menuturkan, peningkatan infrastruktur sentra kas dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, kelancaran operasional, serta tata kelola.
Melalui Sentra Kas Mitra ini, layanan pengelolaan uang rupiah mencakup penyetoran, penarikan, pengelolaan, hingga pemusnahan uang yang sudah tidak layak edar. Izhar menegaskan, Sentra Kas Mitra Utama juga berperan memastikan uang yang beredar di masyarakat memenuhi standar kelayakan Bank Indonesia, termasuk dalam upaya menekan peredaran uang lusuh, rusak, serta mendeteksi uang palsu.
“Dengan adanya sentra ini, uang layak edar yang di masyarakat itu memang benar-benar layak edar seperti yang standar yang ada di Bank Indonesia, Pak Bupati. Sehingga, tidak ada lagi di beredar uang lusuh, uang lecek, uang sobek, ataupun bahkan kita mencoba mendeteksi uang palsu, itu yang kita harapkan, agar masyarakat bisa memanfaatkan layanan inilah nantinya,” ujar Izhar, Direktur Bisnis Bank Kalsel.
Sementara itu, Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf menilai, posisi strategis Kabupaten Tabalong membuka peluang bagi Bank Kalsel untuk memperluas layanan. Lantaran saat ini Bank Kalsel ditunjuk sebagai Sentra Kas Mitra Utama yang membawahi wilayah di Banua Enam.
“Bank Kalsel, termasuk kelasnya yang paling tinggi, kelas utama sebagai mitranya, dan mendapatkan penghargaan oleh pemerintah pusat, Pak Presiden langsung kemarin, yang menyerahkan ke Bank Kalsel, ada dua wilayah, yaitu di Batulicin, dan di Kabupaten Tabalong, dan kita berharap, dengan adanya kolaborasi ini, bisa mempermudah, masyarakat, melayani masyarakat, khususnya, terkait perekonomian, bukan hanya, bentuk cash, tapi juga, digitalisasi, secara digitalisasi, inklusif segala macam, bisa difasilitasi, di cabang Tanjung ini,” kata Habib Muhammad Taufani Alkaf, Wakil Bupati Tabalong.
Habib Taufan juga mendorong Bank Kalsel terus mengembangkan layanan digital, termasuk pemanfaatan QRIS bagi UMKM di desa. Hal ini sejalan dengan program digitalisasi yang terus dikembangkan Pemerintah Kabupaten Tabalong, seperti penyediaan akses internet gratis, satu desa satu Wi-Fi.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.
