Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Kalimantan Selatan melepas keberangkatan jemaah haji Kloter 19 Banjarmasin menuju Arab Saudi pada 20 Mei 2026. Kloter ini menjadi kloter terakhir Embarkasi Banjarmasin untuk musim haji tahun ini.
Kloter 19 terdiri dari jemaah gabungan berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan serta Kalimantan Tengah. Di antaranya terdapat 258 jemaah asal Kabupaten Tabalong yang turut berangkat menuju Tanah Suci.
Sebelum keberangkatan, satu orang jemaah asal Tabalong sempat mengalami gangguan kesehatan saat perjalanan menuju asrama haji. Namun setelah mendapatkan penanganan dan beristirahat, kondisi jemaah dinyatakan membaik dan layak untuk terbang.
“Alhamdulillah seluruh jemaah yang masuk di BDJ 19 semua dapat diberangkatkan pada malam hari ini dengan jumlah jemaah 258 orang. Tadi sekitar siang kita sudah mendapat informasi bahwa kondisi jemaah sudah membaik dan memenuhi syarat atau dinyatakan layak untuk diterbangkan,” ujar Nabhan Fansuri, Kepala Kantor Kemenhaj Tabalong.
Kloter 19 menjadi kloter terakhir Embarkasi Banjarmasin pada penyelenggaraan haji tahun 2026. Para jemaah diberangkatkan dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pada Kamis dini hari pukul 00.15 WITA.
Setelah menempuh perjalanan udara, jemaah diperkirakan tiba di Bandara Jeddah sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Selanjutnya, jemaah akan menuju Kota Makkah untuk melaksanakan umrah wajib sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji.
Dengan diberangkatkannya Kloter 19, maka total jemaah haji asal Tabalong yang berangkat pada musim haji tahun ini mencapai 612 orang. Selain jemaah, terdapat pula satu orang pendamping haji daerah, enam orang petugas kloter, satu orang KBIHU, serta dua orang petugas PPH Arab Saudi.
“Karena pelaksanaan haji ini adalah pelaksanaan ibadah yang memerlukan tenaga, kebersamaan, saling bantu membantu, dan mengingatkan. Kami berharap mudah-mudahan jemaah haji, pertama, tetap kompak saling membantu dan mengingatkan kalau ada di antara jemaah yang kelupaan terhadap pelaksanaan ibadah. Sehingga dari kekompakan itu bisa melaksanakan ibadah dengan baik. Kedua, tentu juga bisa menjaga kesehatan, bagaimana pada saat di sana, karena memang pelaksanaan ibadah haji ini lebih diutamakan pada hal yang berbentuk fisik. Oleh karena itu, mudah-mudahan jemaah haji kita bisa menjaga kesehatan,” tutur Abu Bakar Sidiq, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Tabalong.
Pemerintah daerah berharap seluruh jemaah haji Tabalong dapat menjalankan ibadah dengan lancar, menjaga kesehatan, dan kembali ke tanah air dengan selamat serta menjadi haji yang mabrur.
Tim Liputan TV Tabalong melaporkan.
