Sebanyak 260 koper besar milik jemaah haji Kloter BDJ 19 asal Kabupaten Tabalong mulai dikumpulkan menjelang keberangkatan jemaah. Pengumpulan koper besar ini menjadi salah satu tahap penting dalam persiapan keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci, sebelum seluruh koper dikirim ke Asrama Haji untuk menjalani pemeriksaan awal.
Proses pengumpulan koper besar jemaah haji Kloter BDJ 19 dimulai pada Selasa, 19 Mei 2026 sejak pukul tujuh pagi, di halaman Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan. Petugas dari Kementerian Haji dan Umrah Tabalong terlihat melakukan pendataan dan pemeriksaan awal terhadap bagasi yang dibawa jemaah. Seluruh koper besar ini ditargetkan sudah terkumpul paling lambat pukul sembilan pagi agar dapat segera diberangkatkan menuju Asrama Haji tanpa kendala.
Suasana pengumpulan koper ini pun terlihat ramai oleh kedatangan jemaah dan keluarga yang mengantarkan koper. Petugas secara bergantian memeriksa identitas dan penanda koper untuk memastikan seluruh koper sesuai dengan data jemaah, sehingga tidak terjadi kesalahan maupun tertukarnya koper saat proses pemberangkatan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tabalong, Nabhan Fansuri menjelaskan, bukan hanya koper besar milik jemaah yang dikumpulkan, namun juga termasuk kursi roda yang akan digunakan oleh sebagian jemaah selama menjalankan ibadah haji. Menurutnya, pengiriman bagasi lebih awal ke Asrama Haji dilakukan agar seluruh koper dapat menjalani proses pemeriksaan dan penataan secara lebih tertib sebelum jemaah diberangkatkan.
Untuk memudahkan identifikasi, setiap koper jemaah telah diberikan penanda khusus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penanda tersebut berupa pita rombongan yang sudah disematkan pada masing-masing koper oleh petugas, sehingga memudahkan proses pengelompokan dan pendistribusian bagasi saat tiba di Asrama Haji maupun di Tanah Suci nantinya.
“Penanda sudah sesuai dengan ketentuan. Itu sudah kita siapkan, pita rombongan dan itu sudah disematkan di masing-masing koper jemaah haji. (Ini ada batasan berapa berat dari kopernya?) Untuk bagasi ini maksimal 32 kilogram,” ujar Nabhan Fansuri, Kepala Kemenhaj Tabalong.
Nabhan berharap seluruh rangkaian persiapan keberangkatan jemaah haji Kloter BDJ 19 dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Selain itu, ia juga berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran hingga tiba dan menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.
