TABALONG — Padang ilalang di Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, mendadak ramai dikunjungi warga. Keindahan hamparan ilalang yang tumbuh di tengah musim kemarau menjadi daya tarik wisata dadakan bagi masyarakat untuk bersantai dan mengabadikan momen.
Beginilah suasana wisata dadakan padang ilalang yang berada di Desa Binturu, Kecamatan Kelua, yang terpantai pada Sabtu, 26 September 2026.
Nampak ilalang tumbuh subur di lahan kurang lebih sekitar dua hektar, yang merupakan lahan sawah yang sebelumnya sempat terbakar.
Keindahan ilalang ini pun menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Mereka datang untuk menikmati suasana padang ilalang, sekaligus mengabadikan momen dengan berfoto dan membuat konten.
Pengelola menyebut, dalam sehari, pengunjung yang datang bisa mencapai ratusan orang.
“Ya awalnya adanya wisata ini karena ada wisata dadakan juga di tempat lain yang sama pemandangannya seperti di sini, lalu ada warga kami di sini yang membuat konten dan akhirnya viral juga, jadi akhirnya banyak warga masyarakat yang berkunjung ke sini dan sudah ramai dari hari Selasa kemarin,” ujar Marsudi, BPD Desa Binturu.
Sementara itu, para pengunjung disambut baik munculnya wisata dadakan ini. Selain tidak memerlukan perjalanan jauh, pemandangan padang ilalang dinilai menarik untuk diabadikan.
“Wah ini cantik banget pemandangannya kayak di Swiss, dan kami tahu ini dari TikTok, jadi karena itu kami berkeinginan juga melihat secara langsung gitu,” kata Farisa, Pengunjung Wisata Dadakan Padang Ilalang.
“Menurut kami ini bagus pang pemandangannya, indah banget, kayak di luar negeri gitu, jarang-jarang ada yang kayak gini,” tutur Dita, Pengunjung Wisata Dadakan Padang Ilalang.
Ramainya pengunjung juga memberikan dampak bagi warga sekitar. Sejumlah pedagang mulai memanfaatkan keramaian dengan menjajakan berbagai makanan dan minuman di sekitar lokasi.
Kondisi ini menambah suasana ramai di padang ilalang, yang kini menjadi salah satu pilihan warga untuk mengisi waktu luang di tengah musim kemarau.
Untuk mengakses lokasi wisata ini cukup mudah. Pengunjung dapat masuk melalui jalan di samping SMAN 1 Kelua, yang tembus ke Galigur, Desa Binturu.
Setiap pengunjung hanya dikenakan biaya parkir sebesar lima ribu rupiah.
Muhammad Khairillah, TV Tabalong
