TABALONG — Sepekan menjalani uji coba, layanan pengaduan masyarakat Halo Tabalong telah menghimpun ratusan aduan. Aduan disampaikan masyarakat terkait berbagai permasalahan, mulai dari infrastruktur hingga layanan pemerintah.
Halo Tabalong merupakan layanan aduan satu pintu yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.
Platform ini disediakan untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aduan dan aspirasi terkait pembangunan serta pelayanan pemerintah daerah.
Sejak dibuka untuk uji publik, selama kurang lebih satu minggu, Halo Tabalong telah menerima 184 aduan dari masyarakat.
Aduan yang masuk berasal dari berbagai sektor, dengan permasalahan yang diantaranya berkaitan dengan infrastruktur dan layanan masyarakat.
Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Diskominfo Tabalong, Zainaini, menjelaskan uji coba dilakukan untuk mendapatkan masukan, baik dari Organisasi Perangkat Daerah maupun masyarakat.
Meski masih dalam tahap uji coba, layanan Halo Tabalong sudah dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aduan.
“Alhamdulillah aplikasi tersebut sudah running dan bisa digunakan oleh masyarakat, jadi kita ini sedang dalam masa uji coba untuk menemukan kelemahannya ataupun untuk mendapatkan masukan terbaik dari masyarakat tentang bagaimana harusnya aplikasi tersebut berjalan dan bagaimana SOP-nya,” ujar Zainaini, Kabid Aplikasi dan Informatika Diskominfo Tabalong.
Zain menambahkan, dari hasil evaluasi uji coba, Diskominfo Tabalong menemukan sejumlah aspek teknis yang masih perlu disempurnakan.
Salah satunya terkait mekanisme penyampaian aduan, yang saat ini masih dilakukan melalui nomor WhatsApp yang tersedia pada layanan Halo Tabalong.
Masuknya ratusan aduan dalam waktu singkat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem, agar penanganan aduan masyarakat ke depannya dapat berjalan lebih terstruktur dan efektif.
Gazali Rahman, TV Tabalong
