Pembangunan Kantor Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Tabalong resmi dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama. Melalui layanan terpadu ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang nyaman dan maksimal bagi jemaah haji dan umrah di Kabupaten Tabalong.
Peletakan batu pertama pembangunan Kantor Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Tabalong dilakukan oleh Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani dan Kepala Kanwil Kemenhaj Kalsel Eddy Khairani. Kegiatan dilaksanakan di lokasi pembangunan yang terletak di Jalan Nan Sarunai, Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak, pada 3 September 2026.
Kantor PLHUT Tabalong sendiri rencananya akan dibangun seluas 300 meter persegi yang bersumber dari Dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dan ditargetkan akan selesai pada pertengahan Desember 2026. Layanan yang diberikan mulai dari layanan pendaftaran, penyediaan informasi, pembinaan, bimbingan manasik, hingga layanan perbankan.
Dalam laporannya, Kepala Kanwil Kemenhaj Kalsel, Eddy Khairani mengatakan, PLHUT diperlukan di Tabalong, lantaran memiliki jumlah jemaah haji tertinggi kedua di Kalimantan Selatan pada tahun 2026. Sehingga dibutuhkan fasilitas layanan yang memadai agar pelayanan haji yang diberikan dapat dilakukan secara optimal.
“Dan jumlah yang besar dibutuhkan fasilitas layanan yang memadai agar pelayanan haji dapat diberikan pelayanan secara optimal dan berkesinambungan. Keberadaan PLHUT diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat mulai dari proses pendaftaran, penyediaan informasi, pembinaan, konsultasi, hingga penyelenggaraan haji dan umrah lainnya. Dengan demikian gedung ini nantinya bukan hanya menjadi sarana fisik tapi benar-benar menjadi rumah pelayanan bagi jemaah haji dan umrah di Kabupaten Tabalong,” kata Eddy Khairani, Kepala Kanwil Kemenhaj Kalsel.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang telah menghibahkan tanahnya untuk dibangun Kantor PLHUT, karena kejelasan dan ketersediaan status tanah sendiri menjadi salah satu syarat dibangunnya Kantor PLHUT. Ia juga menambahkan bahwa di tahun ini ada sebanyak 55 pembangunan PLHUT skala nasional, dan 2 di antaranya berada di Kabupaten Tabalong dan juga Hulu Sungai Selatan.
Maria Ulfah, TV Tabalong melaporkan.
