Home Pendidikan Temui Kader Sosial, Haji Fani Ingatkan Soal Stunting dan Pendidikan

Temui Kader Sosial, Haji Fani Ingatkan Soal Stunting dan Pendidikan

by iin hendriyani

Pemerintah Kabupaten Tabalong menggelar silaturahmi dan temu kader sosial bersama pendamping keluarga pada Jumat, 19 Juni 2026, di kediaman Bupati Tabalong. Kegiatan ini digelar untuk menguatkan sinergi para pihak dalam penguatan pembangunan keluarga.

Silaturahmi dan temu kader sosial ini dihadiri Bupati Tabalong Haji Muhammad Noor Rifani, Ketua TP PKK Tabalong Hajjah Desi Suryanti, dan diikuti 50 perwakilan Tim Pendamping Keluarga dari Kecamatan Tanjung, Tanta, Murung Pudak, dan Bintang Ara.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tabalong, Syam’ani, menyampaikan bahwa secara keseluruhan terdapat 1.078 kader Tim Pendamping Keluarga yang tersebar di Kabupaten Tabalong.

Menurutnya, para kader ini memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan penggerakan program pembangunan keluarga di masyarakat.

“Di Kabupaten Tabalong ini kita ada Pembantu Pembina KB Desa (PPKBD) sebanyak 131 kader, Sub Pembantu Pembina KB Desa (Sub PPKBD) sebanyak 807 kader, dan Bina Keluarga Balita (BKB) sebanyak 140 kader. Kader-kader ini adalah ujung tombak yang membantu masyarakat dalam edukasi, pendampingan, serta penggerakan program Bangga Kencana agar keluarga di Tabalong semakin berkualitas, sehat, dan sejahtera,” ujar Syam’ani, Kepala DinsosP3AP2KB Tabalong.

Sementara itu, dalam arahannya, Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani meminta dukungan penuh dari seluruh Tim Pendamping Keluarga untuk mengawal program penanganan stunting di daerah.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan program orang tua asuh serta bantuan makanan tambahan untuk anak-anak yang mengalami stunting.

Selain itu, Haji Fani juga meminta para kader untuk segera melaporkan apabila menemukan anak putus sekolah di tingkat SD maupun SMP, sehingga pemerintah daerah dapat segera melakukan intervensi.

“Saya minta bantuan terkait kalau ada anak putus sekolah, baik SD dan SMP, cepat beritahu kami. Kita akan bantu beasiswa untuk SD dan SMP, jadi jangan sampai dia putus sekolah. Jadi bapak ibu beritahu informasinya melalui Dinas Sosial atau Dinas Pendidikan, kita akan memberikan beasiswa supaya anak-anak kita semuanya bisa sekolah di Tabalong ini. Jangan sampai ada yang putus sekolah, itu harapan saya,” ujar M. Noor Rifani, Bupati Tabalong.

Selain itu, Haji Fani juga mendorong terjalinnya kerja sama yang lebih kuat antara Tim Pendamping Keluarga, PKK, dan Posyandu dalam menjalankan berbagai program pembinaan keluarga di desa-desa, agar seluruh program pemerintah yang bersentuhan dengan keluarga dan masyarakat dapat berjalan tepat sasaran.

Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment